
Cuaca Ekstrem Menghambat Pelayaran di Selat Sunda, Ribuan Penumpang Tumpuk di Pelabuhan Bakauheni
Writer: Redaksi TVRINews
TVRINews, Lampung
Cuaca buruk masih melanda Selat Sunda pada Kamis sore hingga malam hari, menyebabkan gelombang besar yang membuat kapal-kapal di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, kesulitan untuk sandar. Akibatnya, ribuan penumpang kendaraan kembali menumpuk di dermaga.
Angin kencang disertai hujan menyebabkan gelombang laut meningkat, mengakibatkan kapal-kapal di Pelabuhan Bakauheni kesulitan untuk merapat.
Para nakhoda harus melakukan manuver dengan hati-hati agar kapal bisa sandar dengan aman. Cuaca ekstrem ini juga menghambat aktivitas bongkar muat penumpang dan kendaraan.
Heampasan ombak membuat penumpang kendaraan harus ekstra hati-hati saat keluar dari kapal. Sementara itu, sejumlah penumpang pejalan kaki mengaku merasa mabuk laut dan ketakutan selama pelayaran.
Cuaca ekstrem ini menyebabkan jadwal pelayaran dan bongkar muat penumpang kapal terhambat, dan antrian kendaraan pun tak terhindarkan.
Ribuan penumpang kendaraan terus berdatangan dan menumpuk di kantong parkir. Demi keselamatan, pihak Pelabuhan Bakauheni akan menyebrangkan penumpang hanya ketika kondisi cuaca membaik. Petugas juga semakin ketat memantau perkembangan cuaca untuk memastikan keamanan pelayaran.
Peringatan terbaru BMKG Lampung menyebutkan bahwa cuaca ekstrem di Selat Sunda masih berpotensi terjadi hingga 9 Desember 2024.
Pihak pelabuhan diimbau untuk tetap waspada dan menghindari pelayaran pada malam hari.
Editor: Rina Hapsari
