Writer: Litania Farah Maulidia Putri
TVRINews, Jakarta
Aryanto Misel seorang warga Cirebon sebagai sosok penemu alat Nikuba atau Niku Banyu, yang saat ini tengah ramai diperbincangkan, usai temuannya tersebut dilirik oleh perusahaan otomotif ternama di luar negeri.
Nikuba sendiri memiliki arti yakni ‘Ini Air’ yang dapat mengkonversi air dengan sistem pemisahan hidrogen dan oksigen pada kandungan air hingga menjadi hidrogen yang digunakan sebagai bahan bakar.
Alat tersebut diklaim dapat menghasilkan bahan bakar yang dapat digunakan untuk menggerakkan sepeda motor. Dimana saat ini telah digunakan di kendaraan dinas personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) TNI dari Komando Resor Militer 063/Sunan Jati, Cirebon dan Komando Daerah Militer III/Siliwangi.
Baca juga: Rumah Semi Permanen Di Permukiman Padat Penduduk Ludes Terbakar
Diketahui, Aryanto Misel telah diundang oleh perusahaan otomotif ternama seperti Ferrari, Ducati dan Lamborghini, untuk memperkenalkan temuan alatnya tersebut.
Aryanto Misel menjelaskan awal mula dirinya diundang oleh perusahaan otomotif ternama, bermula saat rekannya yang memperkenalkan temuan alat tersebut ke Italia.
“Saya punya kawan memang bisnisnya ke Eropa sana mungkin cerita-cerita sama orang Eropa sama orang Itali itu, akhirnya diajak main ke rumah saya sini. Dua minggu kemudian saya dapat kabar mau disuruh berkunjung ke Italia ada undangan kesana,” kata Aryanto Misel kepada TVRINews pada 13 Juli 2023.
Ia menyebutkan, Nikuba ini nantinya dapat menjadi alternatif energi terbarukan di masa datang dan akan terus dikembangngkan
“Saya presentasikan disana, kerjasama tentang pekerjaan tadi. Karena ini mau dikembangkan disana nantinya akan ditaruh untuk pengembangan kedepan, jadi salah satu kesatuan yang ada di otomotif, bukan nempel-nempel,” ujar Aryanto.
Meskipun, alat Nikuba ini memicu Pro dan Kontra di dalam masyarakat, akan tetapi alat Nikuba ini setidaknya perlu mendapatkan apresiasi penuh dari warga Indonesia sendiri.
Baca juga: Bandung Raya Diselimuti suhu dingin hingga 15 Derajat Celsius
Editor: Redaktur TVRINews
