
Rafflesia SC Juara Umum, Ribuan Atlet Muda Berlaga di Lampung Swimming Festival 2025
Writer: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Bandar Lampung
Lebih dari 2.200 perenang muda dari berbagai daerah bersaing ketat dalam Lampung Swimming Festival (LSF) Kapolda Lampung Cup 2025 yang digelar di Kolam Renang Pahoman pada 28–29 Juni 2025.
Ajang ini tak hanya menampilkan atmosfer kompetisi yang intens, tetapi juga menunjukkan potensi besar atlet renang usia dini dari seluruh Indonesia.
Rafflesia Swimming Club tampil dominan dan keluar sebagai juara umum dengan torehan 2.605 poin, meninggalkan jauh pesaing terdekatnya, Persatuan Renang Pusri Palembang (1.020 poin) dan Dragon SC (842 poin).
"Kami berusaha menjadi yang terbaik. Semoga kami bisa terus mempertahankan tradisi ini di ajang-ajang selanjutnya," ujar pelatih Rafflesia SC, Coach Cindy.
Kejuaraan ini dibagi dalam dua kategori: Fun Swimming yang melibatkan 1.550 peserta dan kategori Championship yang diikuti 650 atlet. Total 1.928 nomor dipertandingkan selama dua hari, menjadikan LSF 2025 salah satu kompetisi renang dengan skala peserta terbesar tahun ini.
Klub-klub asal Lampung juga menunjukkan hasil yang menjanjikan. Flipper Lampung SC mencetak 367 poin, disusul Sakti Swimming Club Kalianda dengan 363 poin. Meski belum masuk tiga besar, capaian ini menjadi sinyal positif untuk perkembangan renang di tingkat daerah.
Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika menekankan pentingnya ajang seperti LSF untuk membangun karakter dan mental juara sejak usia muda. Ia juga menyoroti peran penting pelatih dan orang tua dalam proses pembinaan atlet.
“Apa pun hasil di papan skor, semangat juang dan kekompakan kalian semua adalah bentuk kemenangan yang sesungguhnya,” ujar Helmy, Senin, 30 Juni 2025.
Ketua Panitia LSF 2025, Decky Octoria, menyebut antusiasme peserta dan klub menjadi motivasi tersendiri untuk terus memperbaiki penyelenggaraan ke depan.
“Partisipasi yang luar biasa ini jadi penyemangat bagi kami untuk terus berbenah,” kata Helmy.
LSF 2025 merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79, tetapi esensi utamanya tetap pada penguatan jalur prestasi atlet muda. Di tengah euforia kompetisi, LSF juga menjadi ruang uji mental dan fisik bagi calon-calon perenang elite Indonesia.
Baca Juga: Banjir dan Longsor Landa Trenggalek, 2 Jembatan Putus dan Rumah Warga Rusak
Editor: Redaktur TVRINews
