
Banjir Rendam 113 Rumah di Kota Surakarta, Warga Diungsikan ke Tenda Pengungsian
Writer: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Solo
Banjir melanda Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah, pada Selasa, 25 Februari 2025, akibat hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung cukup lama.
Peristiwa ini mengakibatkan 113 unit rumah terendam di Kelurahan Sangkrah dan Kelurahan Sewu, Kecamatan Pasar Kliwon, serta Kelurahan Jebres di Kecamatan Jebres.
Berdasarkan data yang diterima Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), selain merendam 113 rumah, banjir juga menggenangi 163 kepala keluarga (KK) atau sekitar 315 warga.
Sebagai respons, tenda pengungsian telah didirikan di bantaran Sungai Bengawan Solo, meskipun jumlah pengungsi masih dalam pendataan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah dan BPBD Kota Surakarta, bersama seluruh instansi terkait, telah melakukan koordinasi untuk penanganan, evakuasi, serta pendistribusian logistik kepada warga terdampak.
Saat ini, banjir sudah mulai surut, dan sebagian besar warga yang mengungsi telah kembali ke rumah masing-masing.
Prakiraan cuaca yang dirilis oleh instansi terkait menunjukkan potensi hujan ringan hingga sedang di Kota Surakarta selama tiga hari ke depan, hingga 28 Februari.
BNPB mengimbau masyarakat dan Pemerintah Kota Surakarta untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan yang dapat terjadi.
Editor: Redaktur TVRINews
