
Foto: Dubes Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi (TVRINews/Octavian)
Penulis: Intan Kw
TVRINews, Jakarta
Duta Besar (Dubes) Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menegaskan bahwa Teheran menghormati negara-negara tetangga dan tidak pernah melontarkan ancaman terhadap mereka.
"Kami tidak pernah mengancam negara tetangga kami secara spesifik, tetapi kami memberikan penghormatan terhadap negara-negara tetangga dan sangatlah menghormati mereka," kata Boroujerdi di Jakarta, Senin, 2 Maret 2026.
Ia menekankan, Iran memandang Amerika Serikat (AS) dan Israel sebagai pihak yang bertanggung jawab atas eskalasi konflik yang kini tengah terjadi.
"Karena bagi kami, musuh kami hanyalah Amerika Serikat dan Israel," tegasnya.
Lebih lanjut, Boroujerdi menyatakan Iran menilai serangan yang dilakukan AS dan Israel sebagai pelanggaran terhadap Pasal 2 Ayat 4 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengenai larangan penggunaan kekerasan terhadap integritas wilayah atau kemerdekaan politik suatu negara.
Serangan tersebut, lanjutnya, merupakan agresi secara terang-terangan terhadap Iran.
Atas dasar itu, Boroujerdi menegaskan Iran memiliki hak untuk membela diri sebagaimana diatur dalam Pasal 51 Piagam PBB.
“Iran memiliki hak untuk menanggapi dan memberikan respons nyata dan sah atas serangan yang telah diterimanya,” ujarnya.
Menurut Boroujerdi, Teheran telah menggunakan hak tersebut dengan menyerang sejumlah basis militer AS yang disebut menjadi sumber serangan terhadap wilayahnya, meski lokasi basis tersebut berada di negara-negara tetangga Iran.
"Amerika Serikat memiliki basis militer di berbagai negara tetangga, dimana kami memiliki hubungan baik dengan negara-negara tetangga kami. Tetapi basis militer yang berasal dari suatu negara tertentu merupakan wilayah negara tertentu dan kami melakukan pembalasan terhadap basis militer yang mana merupakan tempat dimana penyerangan ini berasal dari sana," tuturnya.
Editor: Redaksi TVRINews
