
Presiden Prabowo saat sambutan di Peresmian Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina RDMP Senin 12/1/2026 (Foto: Tangkapan Layar Youtube/Sekretariat Presiden)
Penulis: Fityan
TVRINews-Balikpapan
Presiden Prabowo Subianto mengumumkan keberhasilan percepatan target kemandirian pangan nasional dalam satu tahun masa jabatan.
Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa Indonesia telah berhasil mencapai swasembada beras dalam waktu satu tahun kepemimpinannya.
Pencapaian ini melampaui estimasi awal pemerintah yang sebelumnya memproyeksikan kemandirian pangan baru akan terealisasi dalam empat tahun ke depan.
Dalam peresmian Infrastruktur Energi Terintegrasi di Balikpapan, Senin 12 Januari 2025, Kepala Negara mengungkapkan bahwa hasil ini merupakan buah dari koordinasi intensif di tingkat kabinet sejak ia dilantik pada Oktober 2024 lalu.
"Saya memberikan target kepada tim untuk mencapai swasembada beras dalam empat tahun. Namun, ternyata kita berhasil mewujudkannya dalam satu tahun ini," ujar Presiden Prabowo.
Ia menambahkan bahwa efektivitas sinergi antar-menteri menjadi kunci utama di balik hasil yang di luar ekspektasi tersebut.
Kejutan di Sektor Agraria
Pencapaian ini menandai pergeseran signifikan dalam ketahanan pangan nasional. Sebelumnya, pada pekan pertama Januari 2026, Presiden telah mendeklarasikan keberhasilan tersebut saat meninjau langsung aktivitas pertanian di Karawang, Jawa Barat.
Langkah ini dipandang sebagai bukti nyata dari upaya pemerintah untuk mengurangi ketergantungan pada impor komoditas pokok. Presiden menekankan bahwa pemahaman mendalam mengenai potensi kekayaan sumber daya alam Indonesia menjadi fondasi dalam pengambilan kebijakan strategis pasca-mandat rakyat ia terima.
"Indonesia adalah bangsa yang kaya. Setelah mengambil alih tanggung jawab pemerintahan, saya semakin memahami besarnya potensi yang kita miliki," tuturnya.
Refleksi dan Kewaspadaan Nasional
Meski mencatatkan hasil positif, Presiden mengingatkan jajarannya dan masyarakat untuk tidak cepat berpuas diri. Beliau menekankan pentingnya sikap mawas diri dan keberanian untuk terus mengevaluasi kebijakan demi menghadapi tantangan global yang dinamis.
Menurutnya, keberhasilan kembali menjadi bangsa yang swasembada pangan adalah sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang harus dijaga keberlanjutannya melalui kerja keras yang konsisten.
Editor: Redaksi TVRINews
