
Penulis: Ricardo Julio
TVRINews, Sukoharjo
Dampak positif dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai dirasakan oleh para pelajar, salah satunya di SMK Kriya Sahid, Sukoharjo, Jawa Tengah. Kehadiran program ini dinilai mampu meningkatkan semangat dan fokus belajar siswa di sekolah.
Arief Prasetyo, guru Desain Komunikasi Visual (Deskomvis) SMK Kriya Sahid, mengungkapkan bahwa anak didiknya kini jauh lebih bersemangat setelah rutin mendapatkan sarapan melalui program MBG. Ia menyebut program ini sangat bermanfaat, terutama dalam menjaga konsentrasi siswa selama proses belajar mengajar.
“Dengan adanya MBG, anak-anak sekarang bisa sarapan pagi dan lebih konsentrasi saat menerima pelajaran. Menu MBG selama ini juga enak-enak dan bergizi,” ujar Arief dalam keterangan yang dikutip pada Kamis, 12 Februari 2026.
Salah satu siswa, Ibnu Ibrahim, mengaku sebelum adanya program ini dirinya jarang menyempatkan diri untuk sarapan sebelum berangkat ke sekolah. Namun saat ini, ia bisa menikmati sarapan pagi bersama teman-temannya di sekolah setiap hari.
Senada dengan Ibnu, siswi SMK Kriya Sahid lainnya, Kurniaswari, menambahkan bahwa program MBG sangat membantu rekan-rekannya yang seringkali tidak sempat membawa bekal dari rumah.
Selain manfaat kesehatan, program ini juga berdampak pada kondisi ekonomi siswa. Isti, seorang siswi di sekolah tersebut, mengaku merasa senang karena bisa menyisihkan uang sakunya untuk ditabung berkat adanya makan gratis di sekolah.
"Saya juga bisa menabung setiap hari dari Rp 5.000 sampai Rp 15.000,” ujar Isti, siswi SMK Kriya Sahid Sukoharjo.
Isti menilai kualitas menu yang disediakan sangat enak dan mengenyangkan. Ia pun berharap agar cakupan program MBG dapat terus diperluas ke seluruh wilayah Indonesia agar lebih banyak anak yang tercukupi gizinya.
"Terima kasih Pak Prabowo atas perhatian dan kepeduliannya untuk generasi masa depan Indonesia,” tandasnya.
Editor: Redaktur TVRINews
