
Foto: @bakom.ri
Penulis: Fityan
TVRINews- Tambolaka, Sumba
Harapan Baru dari Tambolaka: Program Makan Bergizi Jaga Pertumbuhan Janin Sejak Dini
Di bawah terik matahari Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur, sebuah perubahan kecil namun mendalam sedang terjadi di meja makan para ibu hamil.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini menjadi sandaran baru bagi kesehatan generasi mendatang di wilayah ini.
Litwina Margareta Panda, seorang warga Ombaluda di Desa Rada Mata, menjadi salah satu saksi bagaimana intervensi nutrisi dapat mengubah jalannya masa kehamilan.
Di usia kandungan yang menginjak delapan bulan, Litwina membawa kabar baik dari ruang periksa dokter: janinnya tumbuh dengan sangat sehat.
Investasi di Dalam Kandungan
Bagi perempuan di Sumba Barat Daya, akses terhadap pangan bergizi seimbang seringkali menjadi tantangan ekonomi. Namun, melalui inisiatif MBG, asupan nutrisi kini lebih terjamin.
Hasilnya terlihat pada catatan medis Litwina yang menunjukkan detak jantung janin normal dan pertumbuhan fisik yang presisi sesuai usia kehamilan.
Bahkan, catatan klinis menunjukkan perkembangan yang progresif sejak satu bulan lalu. Pada usia kehamilan tujuh bulan, bobot janin Litwina diperkirakan telah melampaui angka satu kilogram, sebuah indikator positif dalam pencegahan risiko stunting sejak dini.
"Program ini sangat membantu kami menyediakan asupan nutrisi yang lengkap. Kesehatan ibu jadi lebih terjaga, dan perkembangan bayi di dalam kandungan terasa jauh lebih optimal," ujar Litwina saat berbagi pengalamannya.
Memutus Rantai Kerentanan
Gaya penceritaan yang dibawa oleh program ini bukan sekadar tentang pemberian makanan, melainkan tentang ketenangan pikiran bagi para ibu di pelosok Nusantara.
Dengan tersedianya protein dan vitamin yang memadai, risiko komplikasi kehamilan akibat kekurangan gizi dapat ditekan secara signifikan.
Langkah ini sejalan dengan upaya global dalam meningkatkan standar kesehatan ibu dan anak di daerah-daerah terpencil.
Keberhasilan Litwina di Desa Rada Mata memberikan secercah harapan bahwa dengan dukungan gizi yang tepat, setiap anak memiliki kesempatan untuk lahir sehat, tanpa memandang letak geografis mereka.
Editor: Redaktur TVRINews
