
Ajak Generasi Muda Aktif di Politik, DPR RI Buka Simulasi Sidang Parlemen Remaja 2025
Penulis: Redaksi TVRINews
TVRINews - Jakarta
Ketua DPR RI, Puan Maharani, membuka secara resmi Simulasi Persidangan Parlemen Remaja 2025 di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis, 6 November 2025. Kegiatan ini ditujukan untuk menumbuhkan semangat kepemimpinan dan kepekaan sosial-politik bagi pelajar tingkat SMA/SMK atau sederajat.
Acara dibuka dengan pemutaran video teaser Parlemen Remaja 2025, sebelum Puan memberikan sambutan dan pembekalan kepada peserta yang mewakili 84 daerah pemilihan (Dapil), masing-masing satu peserta per dapil.
“Sebagai Ketua DPR-RI, saya ucapkan selamat datang di rumah rakyat Indonesia, yang berarti rumah kalian juga,” ujar Puan.
Dalam simulasi enam hari ini, para peserta akan merasakan aktivitas sebagai anggota DPR RI, mulai dari menyimak rapat paripurna, mengamati rapat komisi, hingga melakukan kunjungan kerja ke instansi mitra DPR seperti PLN dan Kementerian ESDM.
Tahun ini, Parlemen Remaja mengangkat tema: “Generasi Cerdas: Pendidikan Berkualitas, Mewujudkan Indonesia Emas”.
Puan menekankan pentingnya pengalaman tersebut agar peserta dapat memahami tiga fungsi utama DPR legislasi, pengawasan, dan anggaran, serta membiasakan diri dengan prinsip 3M yaitu mendengar, menyuarakan, dan memperjuangkan aspirasi rakyat.
“Kalian harus mendengar rakyat, menyuarakan aspirasi mereka, dan memperjuangkannya agar dijalankan pemerintah,” jelas Puan.
Selain itu, Ketua DPR pertama dari kalangan perempuan itu juga menekankan isu energi baru dan terbarukan untuk Indonesia bebas emisi, sebagai tema penting bagi generasi muda. Puan mendorong peserta untuk aktif bersuara dan tidak pasif dalam berbagai forum, termasuk Parlemen Remaja.
Dalam sesi tanya-jawab, peserta menanyakan dinamika politik di DPR, termasuk tantangan memimpin sidang dan mengakomodasi berbagai fraksi.
Puan mengakui politik DPR penuh dinamika, namun setiap perbedaan diselesaikan melalui musyawarah untuk kepentingan bangsa.
Acara diakhiri dengan penyerahan tongkat sidang secara simbolis, menandai dimulainya simulasi persidangan bagi para peserta.
Puan menegaskan bahwa generasi muda adalah pilar keberlanjutan bangsa, dan Parlemen Remaja menjadi sarana untuk mengasah kepemimpinan serta kontribusi sosial-politik mereka.
“Hari ini kalian belajar menjadi wakil rakyat dalam simulasi, besok bisa menjadi pemimpin bangsa yang sesungguhnya. Teruslah belajar, peduli, dan berkontribusi. Masa depan Indonesia ada di tangan kalian,” tutup Puan.
Editor: Redaksi TVRINews
