
Penulis: Nisa Alfiani
TVRINews, Jakarta
Penggunaan kendaraan pribadi diperkirakan masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026. Pemerintah mengimbau para pemudik agar mempersiapkan perjalanan dengan baik, termasuk menyimpan nomor layanan darurat di jalan tol.
Badan Kebijakan Transportasi (Baketrans) di bawah Kementerian Perhubungan memperkirakan sekitar 76,24 juta orang atau sekitar 52,98 persen pemudik akan menggunakan mobil pribadi untuk pulang ke kampung halaman tahun ini.
Baketrans mencatat sebagian besar pemudik berasal dari wilayah Pulau Jawa. Lima daerah dengan jumlah pemudik terbanyak yakni Jawa Barat sebanyak 30,97 juta orang, DKI Jakarta 19,93 juta orang, Jawa Timur 17,2 juta orang, Jawa Tengah 16,57 juta orang, serta Banten sebanyak 11,17 juta orang.
Sementara itu, tujuan perjalanan terbanyak diperkirakan menuju Jawa Tengah dengan jumlah sekitar 38,71 juta orang, disusul Jawa Timur 27,29 juta orang, Jawa Barat 25,09 juta orang, DI Yogyakarta 8,20 juta orang, dan Sulawesi Selatan sebanyak 5,36 juta orang.
“Perjalanan mudik tahun ini diprediksi masih didominasi kendaraan pribadi, khususnya mobil. Karena itu masyarakat perlu merencanakan perjalanan dengan matang agar perjalanan tetap aman dan lancar,” demikian keterangan Baketrans dalam informasi yang dirilis terkait proyeksi mudik 2026, Sabtu, 14 Maret 2026.
Selain mempersiapkan kendaraan dan rute perjalanan, pemudik juga diminta memahami langkah penanganan darurat jika mengalami kendala di jalan tol.
Apabila kendaraan mengalami masalah, pengemudi disarankan segera menepi ke bahu jalan sebelah kiri, menyalakan lampu hazard, serta memasang segitiga pengaman sekitar 50 meter di belakang kendaraan.
Setelah itu, pengendara dapat menghubungi layanan darurat ruas tol terdekat untuk mendapatkan bantuan.
“Jika terjadi kendala di jalan tol, pemudik dapat segera menghubungi call center ruas tol terkait agar mendapatkan penanganan secepatnya,” tulis informasi yang dibagikan melalui akun resmi Badan Pengatur Jalan Tol, Sabtu, 14 Maret 2026.
Berikut call center ruas jalan tol yang perlu di simpan saat mudik, seperti dikutip Instagram BPJT:
* Jagorawi, Cipularang, Padaleunyi (Ruas Tol Jasa Marga): 133 / 14080
* Bogor Ring Road: 133 / 14080
* Pondok Aren - Serpong: 133 / 14080
* Kunciran - Serpong: 133 / 14080
* Soreang-Pasir Koja: 0222-54416353 / 081214707771
* Ciawi-Sukabumi: 0251-8210000
* Cipali: 0260-7600-600 / 811 2347 600
* Cileunyi - Sumedang - Dawuan: 0261-214555 / 082119946660
* Cinere - Serpong: 133 / 14080
* Kanci - Pejagan: 0231 863 8809 / 0811 1111 1535
* Pejagan - Pemalang: 0811 2812 812 / 0283 4511000
* Pemalang - Batang: 0821 2431 1915
* Semarang - Batang: 133 / 14080
* Semarang - Solo: 133 / 14080
* Semarang - Demak: 133 / 14080
* Solo - Ngawi: 133 / 14080
* Ngawi - Kertosono: 133 / 14080
* Jombang - Mojokerto: 0321 888 123
* Surabaya - Mojokerto: 133 / 14080
* Surabaya - Gresik: 031 3972600 / 0812380000250
* Krian - Gresik: 0231 7997 3000
* Gempol - Pasuruan: 133 / 14080
* Gempol - Pandaan: 133 / 14080
* Pandaan - Malang: 133 / 14080
* Pasuruan - Probolinggo: 0335 8111 777 / 08113717145
* Probolinggo - Banyuwangi: 133 / 14080
* Waru - Juanda: 031 849 7777 / 031 849 7777
* Jogja - Solo: 133 / 14080.
Editor: Redaksi TVRINews
