
Natal Oikumene BMKG, Tegaskan Pelayanan sebagai Misi Kemanusiaan
Penulis: Lidya Thalia.S
TVRINews, Jakarta
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menggelar Perayaan Natal Oikumene Keluarga Besar BMKG di Jakarta, Jumat, 16 Januari 2026. Acara berlangsung hangat dan penuh sukacita sebagai ruang refleksi bagi seluruh pegawai dalam memaknai tugas dan tanggung jawab sebagai bentuk pelayanan kemanusiaan.
Perayaan Natal tahun ini mengusung tema “Allah Hadir Melalui Pelayanan BMKG untuk Melindungi dan Menyelamatkan Keluarga”. Tema tersebut menegaskan bahwa setiap layanan meteorologi, klimatologi, dan geofisika memiliki peran penting dalam menjaga keselamatan masyarakat.
Kegiatan ini dihadiri secara langsung oleh Ketua Persekutuan Oikumene BMKG yang juga Deputi Bidang Geofisika, Nelly Florida Riama, Deputi Bidang Infrastruktur MKG Michael Andreas Purwoadi, para pejabat, pegawai, purnabakti, serta taruna dan taruni STMKG. Sementara itu, Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menyampaikan sambutan secara daring.
Dalam pesannya, Teuku Faisal Fathani menyampaikan bahwa makna Natal sangat sejalan dengan dedikasi insan BMKG dalam menjalankan tugas sehari-hari. Menurutnya, setiap informasi yang disampaikan kepada publik merupakan bagian dari upaya melindungi kehidupan.
Ia menuturkan, peringatan dini cuaca ekstrem, informasi gempa dan tsunami, hingga layanan iklim bagi sektor pertanian menjadi wujud nyata kepedulian terhadap keselamatan keluarga Indonesia.
“Melalui informasi yang akurat dan tepat waktu, BMKG ikut menjaga keselamatan masyarakat. Ini bukan sekadar tugas teknis, melainkan bentuk pengabdian untuk melindungi kehidupan,” ujar Faisal dalam keterangan tertulis, Sabtu, 17 Januari 2026.
Ia juga menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, serta semangat persatuan dalam keberagaman sebagai fondasi pelayanan publik, sejalan dengan cita-cita menuju Indonesia Emas 2045.
Sementara itu, Nelly Florida Riama dalam pesannya mengajak seluruh keluarga besar BMKG untuk menunjukkan empati terhadap masyarakat yang terdampak bencana, khususnya di wilayah Sumatera. Ia menegaskan bahwa peran BMKG tidak berhenti pada penyediaan data, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan keluarga.
“Melalui layanan cuaca, iklim, gempa, dan modifikasi cuaca, BMKG hadir sebagai perpanjangan tangan kepedulian untuk melindungi masyarakat,”ungkap Nelly.
Ibadah Natal dipimpin oleh Romo FX. Sadono Agung Widodo, SX. Dalam khotbahnya, ia menyampaikan bahwa keluarga merupakan elemen penting yang harus dijaga bersama, dan pelayanan profesional yang dilakukan BMKG menjadi bagian dari upaya menjaga keselamatan bangsa.
Ketua Panitia Natal, Alpon Sepriando Manurung, menjelaskan bahwa perayaan dilaksanakan secara hybrid. Sebanyak sekitar 350 peserta mengikuti kegiatan secara luring yang berasal dari Kantor Pusat BMKG, Balai Besar Wilayah II, UPT se-Jabodetabek, taruna-taruni, dosen STMKG, staf, serta purnabakti. Selain itu, sekitar 80 peserta mengikuti secara daring dari berbagai daerah.
“Melalui perayaan Natal ini, kami berharap seluruh insan BMKG semakin dikuatkan untuk menjadi pembawa damai dan berkat bagi keluarga, lingkungan, serta masyarakat luas,”kata Alpon.
Acara berlangsung meriah dengan penampilan paduan suara pegawai BMKG, anak-anak Sekolah Minggu, serta vokal grup STMKG yang membawakan lagu-lagu bernuansa persatuan dan kasih. Perayaan ditutup dengan doa bersama agar seluruh insan BMKG senantiasa diberi kekuatan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi bangsa dan negara.
Editor: Redaksi TVRINews
