
Penulis: Intan Kw
TVRINews, Jakarta
Presiden Prabowo Subianto menargetkan Danantara mampu mencapai tingkat pengembalian aset atau return on asset (ROA) yang kompetitif. Menurutnya, perusahaan dengan kinerja baik umumnya memiliki ROA sekitar 12 persen, sementara perusahaan yang sangat kuat dapat mencapai hingga 15 persen.
"Kalau yang bagus 12 persen, yang hebat 15 persen. Kita harus memiliki target yang bagus yaitu 10 persen. Tapi kita mengerti bahwa itu mungkin dalam tahun-tahun pertama," kata Presiden Prabowo saat menghadiri 1 Tahun Danantara, Rabu, 11 Maret 2026.
Meski demikian, Prabowo memahami bahwa capaian tersebut tidak mudah diraih dalam waktu singkat, mengingat Danantara masih berada pada tahap awal pengelolaan.
Namun, ia menegaskan bahwa target kinerja tetap harus ditetapkan secara realistis dan terukur. Menurutnya, jika Danantara mampu mencatatkan tingkat pengembalian aset minimal 5 persen, yang menurut perhitungannya dapat mengembalikan sekitar 50 miliar dolar AS ke kas negara setiap tahun.
"Kalau hanya 5 persen return on asset. Berarti Danantara harus kembalikan ke negara 50 miliar dolar tiap tahun. 50 miliar dolar adalah Mensesneg berapa? Berapa? Rp800 triliun," ujarnya.
Kepala Negara pun mengingatkan pimpinan Danantara bahwa target yang harus dicapai masih cukup besar. Meski begitu, ia tetap menyampaikan apresiasi atas capaian yang telah diraih selama tahun pertama.
"Jadi pimpinan Danantara, sasaranmu masih jauh. Tapi tidak mengapa, saya yakin dan percaya kunci dari management yang baik adalah di hati, di jiwa," tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa meskipun pemerintah mengapresiasi kinerja pada tahun pertama, target yang lebih tinggi tetap harus dikejar, terutama di tengah kondisi global yang penuh ketidakpastian.
"Tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh. Saudara harus bisa memberi return 5 persen minimal kembali ke negara, 50 miliar dolar minimal. Sudara-sudara ini semakin mendesak karena kita lihat dunia sekarang penuh ketidakpastian," pungkasnya.
Editor: Redaktur TVRINews
