Penulis: Ahmad Albar
TVRINews, Nunukan
TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-117, kembali dilaksanakan pada wilayah terpencil di Desa Harapan, Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan, Kaltara. Melalui program TMMD ini, jalan baru pertanian sepanjang 2,8 kilometer menjadi sasaran fisik Satgas TMMD Kodim 0911 Nunukan yang menjadi keinginan prioritas masyarakat setempat.
Ratusan masyarakat terpantau awak media TVRINews, saat menyaksikan pelaksanaan upacara pembukaan TMMD ke-117 yang di pimpin langsung oleh Inspektur Upacara Wakil Bupati Nunukan, H. Hanafiah, di lapangan bola Desa Harapan, Kecamatan Sebuku, Nunukan, Kaltara. Pada pelaksanaan TMMD ke-117 ini, mengusung tema "Sinergi Lintas Sektoral Mewujudkan kemanunggalan TNI-Rakyat Semakin Kuat" yang akan berjalan sejak 12 Juli hingga 13 Agustus 2023.
Wakil Bupati Nunukan, H.Hanafiah menyampaikan, TMMD merupakan program lintas sektoral yang melibatkan TNI, pemerintah daerah dan segenap lapisan masyarakat sebagai salah satu langkah nyata guna mengatasi berbagai masalah yang dihadapi khususnya bagi masyarakat di diwilayah terpencil.
Baca juga: Kejati Geledah Kanwil Kemenag Provinsi bengkulu
"TMMD mempunyai daya ungkit yang signifikan pada masa pemulihan ekonomi saat ini, sinergitas yang baik antara jajaran TNI dengan Pemkab Nunukan dan seluruh komponen masyarakat dapat menjadi suplemen membangun NKRI dari perbatasan," ujarnya Kamis, 13 Juli 2023.
Sementara Dansatgas TMMD Ke-117 Kodim 0911 Nunukan, Letkol Inf Albert Frantesca Hutagalung menjelaskan, untuk anggaran tahun 2023 ini berjumlah Rp 1,452 Miliar yang bersumber Rp 1 Miliar dari Pemkab Nunukan dan Rp 452 Juta dari Mabes TNI-AD. Yang akan direalisasikan pada sasaran fisik dan non-fisik, diantaranya pembangunan infrastruktur jalan baru sepanjang 2,8 kilometer dengan lebar badan jalan 3,5 meter, serta drainase masing-masing selebar 1 meter.
Sementara pembangunan fisik lainnya di luar dari dana pemerintah daerah yang diambil dari dana swadaya Kodim 0911 Nunukan berupa Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 2 unit, rehab gedung serba guna 1 unit, pembangunan MCK untuk sekolah TK.
"Kalau kegiatan non-fisik berupa penyuluhan kebangsaan, penyuluhan pertanian, pelayanan kesehatan, penyuluhan stunting, PTM dan Posbindu. Lokasi TMMD juga berganti-ganti. Artinya secara down top, dimana dari masing-masing koramil mengajukan yang nantinya akan dipilih daerah mana yang membutuhkan. Sebelumnya, Binusan, Lumbis, tahun depan mungkin di Sembakung maupun Sebatik," tambahnya.
Baca juga: Wapres Kunjungan Kerja Di Fakfak
Dengan berlangsungnya TMMD ke-117 ini, masyarakat diharapkan dapat menjaga dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap infrastruktur yang akan dibangun, sehingga sejumlah infrastruktur yang telah dibangun nantinya dapat di manfaatkan masyarakat dalam kurun waktu yang panjang.
Editor: Redaktur TVRINews
