Penulis: Ridho Dwi Putranto
TVRINews, Jakarta
Dalam rangka memperkuat kerja sama di bidang operasi dan latihan, Satuan Tugas (Satgas) Maritime Task Force (MTF) TNI Konga XXVIII-O/UNIFIL yang tergabung dalam Alutsista TNI Angkatan Laut (TNI AL) melaksanakan Latihan Bersama dengan kapal perang dari Angkatan Laut Yunani, HS Spetsai F-453 di Area of Maritime Operation (AMO) Zona 1 Utara, Laut Mediterania, Lebanon, pada Sabtu, 23 Maret 2024 kemarin.
Kapal Republik Indonesia (KRI) DPN-365, yang telah bergabung dengan Maritime Task Force (MTF) 448, menyampaikan ucapan selamat datang kepada kapal perang milik Angkatan Laut Yunani, HS Spetsai F-453. Sebagai bentuk penyambutan, KRI DPN-365 mengundang HS Spetsai F-453 untuk melaksanakan beberapa serial latihan bersama (Latma).
Kapal perang HS Spetsai F-453 akan berpartisipasi dalam misi UNIFIL selama dua bulan, sebagaimana yang telah dilakukan oleh pendahulunya, HS Limnos F-451. Kedua kapal perang tersebut melakukan serangkaian latihan bersama, yakni Manuevering Exercise, Mailbag Transfer, Cross-Deck Helicopter Operations dan Photoex.
Dalam Latma tersebut, bertujuan untuk mempertahankan kesiapan tempur dan meningkatkan profesionalisme prajurit pengawak kapal, serta memberikan pemahaman yang lebih baik dan pengujian kemampuan pendaratan helikopter pada geladak kapal yang berbeda-beda.
Komandan Satuan Tugas MTF TNI Konga XXVIII-O/UNIFIL, Letnan Kolonel Laut (P) Wirastyo Haprabu, S.E., D.W.C., menyampaikan bahwa kegiatan penyambutan kapal perang tersebut merupakan tradisi baik Angkatan Laut di seluruh dunia.
"Dalam menyambut suatu unsur yang baru bergabung di dalam suatu gugus tugas multilateral, juga diharapkan dapat meningkatkan hubungan bilateral antar kedua Angkatan Laut," kata Komandan Satgas MTF TNI Konga XXVIII-O/UNIFIL, Letnan Kolonel Laut (P) Wirastyo Haprabu, dalam keterangan tertulis yang diterima TVRINews.com, Minggu, 24 Maret 2024.
Adapun inisiatif kapal perang TNI Angkatan Laut (TNI AL), KRI Diponegoro-365 (DPN-365), dalam kegiatan ini adalah untuk mewujudkan visi Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, yaitu "TNI PRIMA", yang salah satunya adalah ADAPTIF.
ADAPTIF dimaknai sebagai kemampuan untuk menyesuaikan diri terhadap segala perubahan kekuatan sendiri, tuntutan tugas, dan spektrum ancaman di daerah operasi. Dengan kemampuan yang adaptif, KRI DPN-365 dapat melaksanakan misi dengan aman dan lancar di segala medan dan kondisi operasi.
Pelaksanaan latihan bersama ini merupakan perwujudan nyata dari kebijakan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme, mempererat hubungan kerjasama, dan secara eksternal memiliki tujuan untuk meningkatkan peran diplomasi TNI AL di dunia internasional.
Editor: Rina Hapsari
