Penulis: Nirmala Hanifah
TVRINews, Madiun
PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 7 Madiun memastikan seluruh perjalanan kereta api jarak jauh tetap berjalan normal meskipun sempat terjadi genangan air di jalur rel sekitar Pekalongan hingga Sragi, Jawa Tengah, pada Sabtu, 17 Januari 2026 hari ini. Hal tersebut, diungkapkan oleh Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari.
Ia mengatakan, jika kondisi tersebut tidak berdampak pada ketepatan waktu perjalanan kereta api yang melintas maupun berangkat dari wilayah Daop 7.
“Seluruh perjalanan KA jarak jauh, baik yang berangkat dari Daop 7 Madiun maupun yang melintas, dapat kami pastikan berjalan sesuai jadwal. Tidak ada keterlambatan akibat genangan air di lintas Pekalongan–Sragi,” ujar Tohari.
Lebih lanjut, ia mengatakan jika kereta api Brantas relasi Blitar–Pasar Senen yang melintasi jalur tersebut tercatat tetap diberangkatkan tepat waktu dari Stasiun Blitar pada pukul 12.55 WIB.
“Selain itu, KA Matarmaja dan KA Majapahit relasi Malang–Pasar Senen, serta KA Brawijaya relasi Malang–Gambir juga dipastikan beroperasi normal,” ucapnya.
Sementara itu, perjalanan KA jarak jauh dari Daop 7 Madiun yang melalui lintas selatan Jawa tidak terdampak karena tidak melewati wilayah Sragi maupun Pekalongan.
Beberapa di antaranya adalah KA Madiun Jaya, KA Singasari, dan KA Bangunkarta yang tetap melayani pelanggan sesuai jadwal keberangkatan.
Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat pada akhir pekan, KAI Daop 7 mencatat jumlah pelanggan yang menggunakan layanan kereta api mencapai lebih dari 48 ribu orang.
“Untuk Sabtu ini saja, tercatat hampir 9 ribu pelanggan melakukan perjalanan dari dan menuju wilayah Daop 7 Madiun,” bebernya.
Tohari menambahkan, KAI terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi prasarana dan jalur rel guna memastikan keselamatan perjalanan.
“Kami menyiagakan petugas prasarana di sejumlah titik rawan dan terus memantau kondisi jalur secara berkala. Keselamatan dan kenyamanan pelanggan tetap menjadi prioritas utama kami,” katanya.
KAI Daop 7 Madiun juga mengimbau masyarakat yang akan bepergian menggunakan kereta api untuk memanfaatkan kanal resmi penjualan tiket, karena ketersediaan tempat duduk ke berbagai tujuan masih mencukupi.
Editor: Redaktur TVRINews
