
Foto: kemenekraf
Penulis: Lidya Thalia.S
TVRINews, Jakarta
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menerima audiensi pendiri jenama desain lokal Rêmên, Sylviana Putri, untuk membahas penguatan desain berbasis budaya serta peluang kolaborasi dalam ajang desain internasional.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Autograph Tower, Jakarta, Rabu, 8 Januari 2026. Irene menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif pelaku ekonomi kreatif yang secara mandiri mempromosikan karya desain Indonesia ke tingkat global.
Sylviana memaparkan profil Rêmên sebagai jenama desain yang mengolah nilai-nilai budaya dan tradisi lokal ke dalam produk fungsional berkonsep kontemporer. Ia juga mengungkapkan rencana partisipasi Rêmên dalam 3daysofdesign, festival desain internasional yang akan digelar di Copenhagen, Denmark, sebagai langkah memperluas eksposur desain Indonesia di pasar global.
“Pemerintah hadir sebagai fasilitator untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif melalui kolaborasi dan matchmaking lintas pelaku, sehingga dampaknya dapat dirasakan secara luas,”kata Irene dalam keterangan tertulis, Jumat, 9 Januari 2026.
Menurutnya, keikutsertaan dalam forum internasional tidak hanya dimaknai sebagai kehadiran simbolik, melainkan sebagai strategi membangun jejaring, membuka akses pasar, serta meningkatkan daya saing produk kreatif Indonesia secara berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya perencanaan yang terukur dengan mempertimbangkan potensi dampak ekonomi, kesinambungan pasar, dan kesiapan pelaku dalam menindaklanjuti peluang bisnis yang muncul.
Sementara itu, Sylviana menyampaikan bahwa audiensi tersebut menjadi ruang untuk memperkenalkan inisiatif mandiri jenama desain berbasis budaya sekaligus memperoleh masukan terkait strategi partisipasi di forum desain global.
“Forum desain internasional kami pandang sebagai ruang belajar dan pertukaran perspektif untuk membawa narasi budaya Indonesia ke dalam konteks global,”ungkap Sylviana.
Audiensi ini merupakan bagian dari langkah Kementerian Ekonomi Kreatif dalam menjaring masukan pelaku industri kreatif serta memperkuat perumusan kebijakan pengembangan subsektor desain di tengah dinamika pasar internasional. Turut mendampingi Wamenekraf Irene dalam pertemuan tersebut, Direktur Arsitektur dan Desain Kemenekraf, Sabar Norma Megawati Panjaitan.
Editor: Redaktur TVRINews
