
Menteri Agama Nasaruddin Umar meninjau kondisi korban yang dirawat di RSUD Kota Bogor, (Foto : Kantor Berita Antara)
Penulis: Fityan
TVRINews – Bogor, Jawa Barat
Tragedi Ciomas: Tiga Tewas, Puluhan Luka, Dugaan Kelebihan Beban Diselidiki.
Menteri Agama Nasaruddin Umar mendesak penyelidikan menyeluruh terhadap insiden ambruknya teras Majelis Taklim Asohibiyah di Ciomas, Bogor, yang menewaskan tiga orang dan melukai puluhan lainnya saat perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. Peristiwa tragis ini menimbulkan pertanyaan serius tentang standar keselamatan bangunan tempat ibadah.
"Kita menunggu hasil penyelidikan penyebabnya. Evaluasi harus dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang," ujar Nasaruddin kepada wartawan usai menjenguk para korban di RSUD Kota Bogor.
Ia menekankan bahwa meskipun fokus utama saat ini adalah penanganan korban, termasuk anak-anak, investigasi terhadap penyebab ambruknya bangunan tetap harus menjadi prioritas. Penyelidikan ini, menurutnya, akan menjadi dasar untuk merumuskan langkah pencegahan di masa depan.
Dugaan awal dari Pemerintah Kabupaten Bogor, disampaikan oleh Bupati Rudy Susmanto, menyebutkan bahwa teras bangunan yang terletak di tepi tebing itu ambruk karena kelebihan kapasitas. Sekitar 150 jemaah memadati lokasi, jauh melebihi daya tampung yang aman.
Peristiwa ini menyoroti pentingnya mempertimbangkan aspek keselamatan dalam setiap kegiatan keagamaan, terutama yang melibatkan banyak orang.
Saat ini, tim ahli konstruksi dan polisi telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penyelidikan mendalam. Garis polisi telah dipasang untuk mengamankan area. Berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Bogor, tiga orang dipastikan meninggal dunia, sementara puluhan lainnya mengalami luka-luka. Polisi akan mendalami dugaan adanya kelalaian dalam konstruksi bangunan yang menyebabkan tragedi ini terjadi.
Baca juga: Toba Caldera Park Kembali Raih Status Green Card dari UNESCO, Pariwisata Danau Toba Siap Bangkit
Editor: Redaksi TVRINews
