Penulis: Intan Kw
TVRINews, Jakarta
Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia Retno Marsudi menyampaikan Indonesia akan menggelar Indonesia-Africa Forum (IAF) ke-2 di Bali pada 3-4 September 2024 mendatang.
Hal itu disampaikannya saat melakukan Pertemuan dengan Menlu Gambia Mamadou Tangara. Dalam pertemuan itu, Retno juga mengundang Tangara untuk hadir dalam forum tersebut.
“Dalam pertemuan dengan Menlu Gambia, saya juga mengundang partisipasi pemerintah dan kalangan bisnis Gambia untuk hadir pada Indonesia-Africa Forum ke-2, tanggal 3-4 September di Bali,” kata Retno dalam keterangan persnya, Senin, 6 Mei 2024.
Lebih lanjut, dalam pertemuan tersebut, Retno juga menandatangani Perjanjian Bebas Visa untuk pemegang Paspor Diplomatik dan Dinas.
Selain itu, kata Retno, Gambia mengapresiasi komitmen Indonesia untuk merevitalisi the Agricultural Rural Farmer Training Centre (ARFTC) di Jenoi, Gambia.
“Indonesia mendirikan ARFTC seluas 6,6 hektar di Jenoi, Gambia, pada 1998. Ini merupakan pusat pelatihan yang dibangun berdasarkan kerja sama antara pemerintah Gambia, Pemerintahan Indonesia, dan Food Agriculture Organization guna membantu peningkatan produktivitas pangan di Gambia dan negara-negara Afrika Barat,” ucapnya.
Sebagai informasi, perdagangan Indonesia dengan Gambia pada 2023 mencapai USD 64,2 juta dan Indonesia mengalami surplus 56,2 juta. Ini merupakan peningkatan yang cukup signifikan dari angka tahun 2022, yaitu USD 47,2 juta, di mana Indonesia juga mengalami surplus 47,2 juta. Sementara pada tahun-tahun sebelumnya, Indonesia selalu alami defisit.
Baca Juga: Cegah Kekerasan Kembali Terulang, Kemenhub Evaluasi Seluruh Sekolah Kedinasan
Editor: Redaktur TVRINews
