
Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul (tengah) (TVRINews/Krisafika Taraisya)
Penulis: Krisafika Taraisya Subagio
TVRINews, Jakarta
Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan, program Sekolah Rakyat terus menunjukkan perkembangan signifikan dalam satu tahun terakhir.
Hingga saat ini, jumlah peserta didik yang terlibat telah melampaui 45 ribu siswa di berbagai daerah di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Gus Ipul dalam konferensi pers satu tahun perjalanan Program Sekolah Rakyat.
"Jika semua berjalan sesuai rencana, maka tahun ini sudah ada lebih dari 45.000 siswa Sekolah Rakyat," ujar Gus Ipul kepada wartawan termasuk tvrinews.com, di Kantor Kemenko PM, Jakarta, Rabu, 29 April 2026.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa program ini mulai beroperasi pada 2025 di 63 titik, kemudian terus mengalami penambahan hingga menjangkau puluhan lokasi lainnya. Meski menghadapi tantangan besar di awal, baik dari sisi adaptasi guru, siswa, maupun pemerintah daerah, pelaksanaan program dinilai semakin stabil.
Menurutnya, para siswa kini mulai menunjukkan perkembangan positif, mulai dari peningkatan kepercayaan diri hingga kemampuan mengikuti proses belajar mengajar dengan lebih baik. Bahkan, sejumlah siswa telah menorehkan prestasi.
"Ada beberapa prestasi yang sudah diukir, baik tingkat nasional, tingkat provinsi maupun tingkat kabupaten kota," jelasnya.
Selain itu, pemerintah juga tengah memperkuat infrastruktur melalui pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat yang mampu menampung hingga 1.000 siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Jika pembangunan rampung sesuai target, kapasitas penerimaan siswa akan meningkat secara signifikan.
Kemudian Gus Ipul menambahkan, keberhasilan program ini tidak hanya dirasakan oleh siswa, tetapi juga oleh orang tua. Berdasarkan pemantauan yang dilakukan, banyak orang tua mengaku bersyukur dan melihat perubahan positif pada anak-anak mereka selama mengikuti program tersebut.
"Para orang tua juga ikut optimis dan lebih semangat. Harapannya, ketika anaknya lulus, keluarganya sudah lebih mandiri dan tidak lagi bergantung pada bantuan sosial," ucapnya.
Ke depan, pemerintah menargetkan jumlah peserta Sekolah Rakyat terus meningkat, sebagai bagian dari upaya jangka panjang dalam pengentasan kemiskinan melalui pendidikan.
Editor: Redaktur TVRINews
