
Foto: Antara
Penulis: Redaksi TVRINews
TVRINews, Jakarta
TNI Angkatan Laut (TNI AL) telah memulai program makan bergizi gratis dengan membangun 10 dapur umum di berbagai lokasi di Indonesia.
Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengungkapkan bahwa pihaknya menargetkan untuk menyediakan 96 titik dapur makan bergizi gratis guna meningkatkan gizi anak-anak di seluruh Indonesia.
"Kami telah membangun 10 dapur umum untuk program makan bergizi gratis ini, dan targetnya adalah hingga 96 titik di seluruh Indonesia," kata Laksamana TNI Muhammad Ali dalam sebuah pernyataan.
Dapur-dapur tersebut akan digunakan untuk mengolah dan mendistribusikan makanan bergizi kepada masyarakat, terutama anak-anak yang membutuhkan asupan gizi yang lebih baik.
Program ini merupakan bagian dari upaya TNI AL untuk mendukung ketahanan pangan nasional dan mewujudkan program Asta Cita yang dicanangkan oleh pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
"TNI AL berkomitmen untuk mendukung ketahanan pangan di Indonesia, dengan menyediakan dapur umum yang mengolah makanan bergizi untuk masyarakat," jelasnya.
TNI AL juga memiliki lebih dari 8.000 hektar lahan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung ketahanan pangan.
"Kami akan menanami lahan tersebut dengan padi dan sayur-sayuran yang sesuai dengan musim di masing-masing daerah," kata Laksamana TNI Muhammad Ali.
Lahan tersebut akan digunakan untuk mendukung produksi pangan lokal yang akan dimanfaatkan dalam program makan bergizi gratis ini.
Dengan dukungan tersebut, TNI AL berharap dapat berkontribusi secara signifikan dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, terutama dalam hal kecukupan gizi anak-anak.
"Program ini adalah wujud pengabdian kami kepada rakyat Indonesia, dan kami berharap dapat memberikan dampak positif yang besar dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat," tambahnya.
TNI AL berkomitmen untuk terus memperluas program ini dan mendukung tercapainya ketahanan pangan yang lebih baik di seluruh Indonesia, dengan tetap menjaga kualitas dan keberlanjutan program makan bergizi gratis ini.
Editor: Rina Hapsari
