
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto
Penulis: Nirmala Hanifah
TVRINews, Bogor
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengingatkan pentingnya persatuan dan kewaspadaan dalam menghadapi tantangan global saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026, pada Senin, 2 Januari 2026.
Tak hanya itu, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasinya kepada seluruh gubernur, bupati, dan pejabat pemerintah yang hadir.
Menurutnya, meski berbeda suku, agama, dan aliran politik, semua adalah bagian dari satu keluarga besar Indonesia.
“Kita berbeda-beda, tapi kita satu bangsa, satu keluarga besar. Kontribusi dari semua elemen pemerintah membuat Rakornas ini bisa terlaksana hari ini,” ujarnya.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya belajar dari sejarah bangsa. Presiden Prabowo juga mengingatkan bahwa sejak era Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Hatta, Indonesia menghadapi berbagai pemberontakan dan tekanan internasional.
“Kita harus menyadari bahwa Indonesia tidak selalu diterima dengan mudah di dunia. Sejak presiden pertama, negara kita berada di tengah persaingan ideologi global,” jelasnya.
Presiden Prabowo menekankan dampak peristiwa dunia terhadap Indonesia, termasuk konflik di Ukraina dan Gaza, yang memengaruhi kondisi nasional.
“Kita harus waspada dan memahami tantangan global. Baru-baru ini saya hadir di Davos, bertemu puluhan kepala negara, untuk melihat langsung dinamika dunia,” katanya.
Editor: Redaktur TVRINews
