Penulis: Tri Febriana
TVRINews, Jakarta
Di tengah rangkaian acara KTT ASEAN 2023, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko meninjau media center KTT ASEAN 2023 di Jakarta Convention Center (JCC).
Moeldoko dengan seksama meninjau satu persatu isi media center mulai dari kursi, hingga broadcast center. Moeldoko juga menyapa wartawan baik nasional maupun internasional.
Moeldoko saat dimintai tanggapan soal media center KTT ASEAN 2023, ia menilai media center KTT ASEAN 2023 lebih hebat, lebih bagus dan lebih terintegrasi dibanding media center perhelatan KTT G20 di Bali tahun lalu.
"Kita melihat kesiapan dari media center kita dalam memberikan informasi kepada masyarakat luas atas apa yang terjadi dalam KTT ASEAN 2023 saat ini. Harapan kita dengan media center yang luar biasa ini lebih hebat lebih bagus lebih terintegrasi dibanding KTT G20 kemarin," ujarnya.
Baca juga: Dihadapan Para Pemimpin ASEAN, Presiden Jokowi: Kita Harus Jadi Nahkoda Di Kapal Sendiri
Moeldoko berharap dengan media center ini memudahkan para jurnalis untuk menyampaikan berita atau informasi tanpa terkendala.
"Mudah mudahan nanti jika perlu berita secara substansif yang berjalan di setiap ruangan baik pertemuan bilateral maupun dengan kepala negara lain bisa terinformasi dengan cepat," tambahnya.
Tidak berselang lama, Menkominfo Budi Arie Setiadi turut mendampingi Moeldoko meninjau media center. Namun, Menkominfo mendapat "komplain" dari para wartawan yang menyebut fasilitas internet belum terkoneksi dengan baik. Menkominfo berjanji langsung memperbaikinya, dan memastikan kebutuhan para jurnalis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat bisa secara cepat tanpa terkendala.
Untuk diketahui, Kementerian Komunikasi dan Informatika menyediakan internet kecepatan 10 Gbps di media center.
Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika, Usman Kansong sebelumnya mengatakan Media Center dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 ASEAN diliput oleh 2.500 wartawan. Hampir 1.800 di antaranya adalah wartawan asing.
Editor: Rina Hapsari
