Penulis: Muhammad Suhendri
TVRINews, Rokan Hulu
Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) melanda kawasan gambut di Desa Pauh Kecamatan Bonai Darussalam Kabupaten Rokan Hulu Riau. Kebakaran terjadi hampir sepekan, dan tim gabungan masih melakukan pemadaman.
Berdasarkan laporan dari BPBD Rokan Hulu, lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ratusan hektare.
"Waktu dilakukan koordinasi dilapangan TNI Polri, BPBD Rohul dan masyarakat di lokasi karlahut yang berada di kilometer 28 desa pauh hingga sampai saat ini telah mencapai lebih kurang 100 hektar," ungkap Kalaksa BPBD Rokan Hulu Zuljandri Rosa, Rabu (21/06/2023).
Baca Juga : Warga Perbatasan Serbu Padat Karya PEN di Bandara Letung Anambas.
Dia menambahkan, satu 1 unit woter bombing juga telah di kerahkan dalam pelaksanaan pemadaman.
"Kita sudah kerahkan satu unit heli water bombing untuk melakukan pemadaman dari udara di kawasan tersebut," ujar Zuljandri Rosa.
Ia juga mengatakan hingga sampai saat ini tim gabungan masih berupaya melakukan pemadaman.
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di Desa Pauh Kecamatan Bonai Darussalam Kabupaten Rokan Hulu, Riau.
Asap putih membubung tinggi dari lahan gambut yang terbakar menuju ke atas.
Upaya pemadaman lahan masih terus dilakukan petugas gabungan TNI Polri, BPBD Rohul serta satu unit helikopter water bombing dan masyarakat.
Danramil 10/Kunto Darusalam Kodim 0313/KPR Kapten Inf Roni Paslah mengatakan sekitar dua puluh tiga hektar lahan gambut terbakar dan membuat sekitar hutan diselimuti kabut asap yang tebal.
"Kebakaran lahan hutan gambut di perkirakan sekitar dua puluh tiga hektar," ungkap Danramil 10/Kunto Darusalam Kodim 0313/KPR Kapten Inf Roni Paslah, Senin (19/6/2023).
Lahan gambut yang terbakar membuat kualitas udara memburuk.
"Hingga sampai saat ini, kami masih di lokasi karhutla melakukan pemadaman," kata Kapten Inf Roni Faslah.
Dia menghimbau kepada semua pihak agar dapat bekerja sama dalam mencegah terjadinya karhutla.
"Kawasan yang terbakar merupakan hutan gambut semak belukar. Jadi, api menjalar di bawah permukaan tanah," bebernya.
Kapten Inf Roni Faslah menambahkan, mencapai lokasi kebakaran petugas harus menempuh perjalanan lebih kurang sejauh 90 kilometer.
"Dari kantor Koramil 10/Kunto Darussalam ke lokasi karhutla jauh, sekitar 90 kilometer," tutupnya.
Baca Juga : Hujan Deras Dan Angin Kencang, Sejumlah Pohon Tumbang Timpa Truk
Editor: Redaktur TVRINews
