
Foto: dok. Kemenkes
Penulis: Krisafika Taraisya Subagio
TVRINews, Jakarta
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menekankan pemulihan kesehatan jiwa bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatra, seiring dengan penanganan kesehatan fisik yang terus berjalan.
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa dampak bencana tidak hanya dirasakan secara fisik, tetapi juga menimbulkan trauma psikologis, terutama bagi anak-anak yang kehilangan anggota keluarga maupun tempat tinggal. Hal itu disampaikan dalam Konferensi Pers Update Penanganan Bencana Sumatra di BNPB.
"Yang kita beresin bukan hanya kesehatan fisik, tapi juga kesehatan jiwanya," ujar Budi dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Kamis, 8 Januari 2026.
Sebagai langkah konkret, Kemenkes mengerahkan relawan psikolog klinis ke lokasi terdampak bencana. Dalam setiap pengiriman relawan kesehatan, Kemenkes menyertakan sekitar 30 hingga 35 psikolog klinis yang bertugas memberikan pendampingan psikososial kepada para pengungsi.
Baca Juga: Mensos: Keluarga Terdampak Bencana Dapat Bantuan Usaha Rp5 Juta
Pendampingan tersebut dilakukan melalui berbagai aktivitas pemulihan mental, seperti bercerita, bermain, dan kegiatan interaktif lainnya. Kegiatan ini difokuskan untuk membantu anak-anak di pengungsian agar kembali merasa aman, nyaman, serta mengurangi risiko trauma berkepanjangan.
Menkes Budi menegaskan bahwa pemulihan kesehatan jiwa menjadi bagian penting dari layanan kesehatan terpadu pascabencana. Menurutnya, trauma yang tidak ditangani secara serius dapat menghambat proses pemulihan sosial masyarakat terdampak.
Selain mengerahkan psikolog klinis, Kemenkes juga melakukan pemulihan kesehatan jiwa melalui kolaborasi lintas sektor serta melibatkan tokoh publik guna menciptakan suasana yang lebih positif di lingkungan pengungsian.
Upaya pemulihan kesehatan mental ini dilaksanakan secara bersamaan dengan pemulihan layanan kesehatan fisik. Dengan pendekatan yang menyeluruh, Menkes berharap masyarakat terdampak bencana di Sumatra dapat bangkit secara utuh dan berkelanjutan.
Editor: Redaktur TVRINews
