
PB IKA PMII Kukuhkan Pengurus Baru Periode 2025–2030
Penulis: Ridho Dwi Putranto
TVRINews, Jakarta
Pengurus Besar Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB IKA PMII) secara resmi mengukuhkan jajaran pengurus periode 2025–2030 dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I yang digelar di Jakarta, Minggu, 13 Juli 2025.
Prosesi pengukuhan ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan Formatur Musyawarah Nasional VII IKA PMII oleh Sekretaris Jenderal PB IKA PMII, Muhammad Nurpurnama Sidi, didampingi oleh K.H. Kolil Navis dan Indah Nur Rahmat.
“Dengan mengharap ridha Allah subhanahu wa ta’ala, Pengurus Besar Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia setelah menimbang, mengingat, dan memperhatikan, menetapkan susunan dan personalia PB IKA PMII periode 2025–2030,” ujar Nurpurnama saat membacakan surat keputusan.
Dalam SK tersebut, tercantum struktur lengkap pengurus yang mencakup Majelis Pertimbangan, Dewan Pakar, dan Pengurus Harian. SK ditetapkan pada 8 Maret 2025 dan akan diperbaiki jika di kemudian hari ditemukan kekeliruan.
Setelah pembacaan SK, para pengurus baru membacakan ikrar sebagai bentuk komitmen terhadap amanah yang diemban. Dalam ikrar tersebut, mereka menyatakan siap menjaga nilai-nilai dasar pergerakan PMII, berpegang pada ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah, serta loyal terhadap organisasi.
“Saya siap menyerahkan diri sebagai pengurus besar IKA PMII periode 2025–2030. Saya berkomitmen untuk tidak berputus asa, tidak menyerah, dan tidak meninggalkan IKA PMII dalam kondisi apa pun,” demikian penggalan ikrar yang dibacakan secara serentak oleh para pengurus.
Pada kesempatan itu, Ketua Umum PB IKA PMII, Hery Haryanto Azumi menyampaikan bahwa forum ini lahir dari keinginan untuk menjadikan IKA PMII sebagai kekuatan pemikir yang produktif dan sinergis dengan pemerintah, tanpa kehilangan akar perjuangan.
“Kami ingin melihat PMII dan IKA PMII ke depan menjadi organisasi yang berpikir produktif dan bersinergi dengan pemerintah. Kita bukan sekadar menambah jumlah anggota, tetapi mengangkat potensi besar dari akar rumput yang telah bertahan sejak awal kemerdekaan,” ucapnya dalam laporan resmi.
Ia juga menegaskan bahwa cita-cita para pendiri PMII, termasuk Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), agar membangun dari bawah untuk dunia, harus terus dihidupkan dan diwujudkan.
“Kerja-kerja ini insyaAllah akan mendapatkan balasan dari Allah SWT. Semoga, suatu hari nanti, para alumni yang hadir di depan kita hari ini akan menjadi pemimpin tertinggi bangsa ini,” tutupnya.
Dengan semangat baru dan pengurus yang resmi dikukuhkan, PB IKA PMII menyatakan kesiapan untuk menjadi organisasi yang tidak hanya mengawal gerakan, tetapi juga berpikir besar tentang masa depan bangsa dan negara.
Editor: Redaktur TVRINews
