Penulis: Fityan
TVRINews - NTT
Abu Vulkanik Mengganggu Operasional Penerbangan
Empat bandara di Nusa Tenggara Timur (NTT) terpaksa ditutup sementara waktu akibat letusan Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur. Bandara yang terdampak adalah Bandara Wunopito di Lewoleba, Bandara Fransiskus Xaverius Seda di Maumere, Bandara Internasional Komodo di Labuan Bajo, dan Bandara Sales Lega di Ruteng.
Penutupan Bandara karena Abu Vulkanik
Penutupan bandara ini disebabkan oleh adanya abu vulkanik yang terdeteksi di landasan pacu keempat bandara tersebut. Berdasarkan hasil paper test, keempat bandara tersebut positif mengandung abu vulkanik. "Keempat bandara tersebut dari hasil paper test positif VA (Vulkanik Ash)," kata Plt General Manager Airnav Cabang Kupang, Frisdian Noor Hayati.
Letusan Gunung Lewotobi Laki-laki
Gunung Lewotobi Laki-laki meletus pada Senin (7/7) dengan tinggi semburan abu vulkanik mencapai 18 kilometer. Letusan tersebut disertai lontaran material berupa pasir dan kerikil yang mengakibatkan beberapa desa diselimuti hujan pasir dan kerikil. Gunung yang berstatus siaga atau level IV ini kembali meletus pada Senin malam dengan tinggi semburan abu vulkanik mencapai 13 kilometer.
Baca juga: Tiga Jemaah Haji Indonesia Masih Hilang di Arab Saudi, Pencarian Terus Dilakukan
Editor: Redaksi TVRINews
