
dok. Kemendikdasmen
Penulis: Lidya Thalia.S
TVRINews, Sumatera Barat
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa menyalurkan bantuan pemulihan pendidikan bagi sekolah-sekolah terdampak banjir di Kabupaten Solok, Sumatra Barat. Bantuan ini diberikan untuk memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan pascabencana.
Pada tahap ini, Kemendikdasmen menyalurkan 1.476 buku bacaan ke SDN 09 Selayo, SDN 05 Selayo, dan SMPN 1 Kubung, serta bantuan dana pendidikan untuk mendukung pemulihan sarana pembelajaran.

Kepala Sekolah SDN 05 Selayo, Erlinawati, mengatakan bantuan buku sangat dibutuhkan karena banyak koleksi bacaan siswa rusak akibat banjir.
“Buku-buku anak kami rusak dan hanyut akibat banjir. Bantuan ini sangat membantu kegiatan belajar di sekolah,”ujar Erlinawati dalam keterangan tertulis, Jumat, 6 Februari 2026.
Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Hafidz Muksin, menegaskan bahwa pendekatan literasi menjadi strategi utama dalam pemulihan pendidikan pascabencana.
“Melalui buku bacaan dan voucer pendidikan, kami ingin memastikan pemulihan pendidikan berjalan menyeluruh sekaligus membantu pemulihan psikologis anak-anak terdampak,”ungkap Hafidz.
Secara keseluruhan, program pemulihan pendidikan di Provinsi Sumatra Barat menjangkau 242 sekolah terdampak bencana. Hingga saat ini, Kemendikdasmen telah menyalurkan 3.756 buku bacaan serta voucer pendidikan senilai total Rp340 juta.
Editor: Redaksi TVRINews
