
Penulis: Ricardo Julio
TVRINews, Jakarta
Istana Kepresidenan Jakarta menjadi pusat perhatian nasional pada Sabtu siang seiring rencana pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan dua pendahulunya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Joko Widodo (Jokowi).
Pertemuan yang dibalut dalam suasana halalbihalal Idulfitri ini menandai momen perdana ketiga tokoh besar tersebut berkumpul secara formal di meja kepresidenan sejak transisi pemerintahan 2024.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengonfirmasi kepastian agenda tersebut saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan.
"Ada informasi yang tadi baru saja kami terima juga berkenaan dengan kehadiran Bapak Presiden SBY dan Bapak Presiden Jokowi," ujar Prasetyo singkat kepada awak media, Sabtu 21 Maret 2026.
Meskipun dua mantan presiden dipastikan hadir, Prasetyo menjelaskan bahwa pihaknya belum dapat memastikan kehadiran Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dalam agenda hari ini. Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai kehadiran tokoh tersebut.
Sebelumnya, Presiden Prabowo telah lebih dulu melakukan pertemuan silaturahmi dengan Megawati di Istana Merdeka beberapa hari lalu. Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam tersebut, keduanya membahas berbagai isu strategis dan saling bertukar pandangan.
Menurut Prasetyo, diskusi antara Prabowo dan Megawati mencakup berbagai pengalaman kepemimpinan, termasuk tantangan di setiap era pemerintahan yang berbeda hingga isu geopolitik global.
"Ini adalah tradisi baik, apalagi di momen lebaran. Silaturahmi antar-pemimpin bangsa sangat penting untuk memberikan pesan persatuan kepada masyarakat," tambahnya.
Editor: Redaksi TVRINews
