Penulis: Intan Kw
TVRINews, Jakarta
Direktur Utama (Dirut) LPP TVRI, Iman Brotoseno, mengusulkan agar aturan penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) dimasukkan ke dalam RUU Penyiaran.
“Perlu kami sampaikan soal AI, jadi penting untuk dalam RUU ini untuk bisa memasukkan mengenai artificial intelligence bagaimana kita menyikapi, bagaimana kita menghadapi fenomena ini,” kata Iman saat melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi I DPR di Gedung DPR RI, Senin, 10 Maret 2025.
Iman mengungkapkan TVRI sendiri sudah menggunakan AI, salah satunya saat membuat simulasi presentasi program Presiden Prabowo Subianto terkait pertanian.
“Ini contoh yang sudah kami lakukan di TVRI, jadi kami diminta untuk melakukan presentasi terkait dengan program terhadap dialog presiden dengan petani," ucapnya.
Di hadapan anggota rapat, Iman pun menampilkan video AI tersebut. Tampak Prabowo sedang berbincang di sebuah acara dengan seorang petani muda. Terlihat juga Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid dan juga Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
Sementara itu, Anggota Komisi I DPR RI, Sarifah Ainun, memberikan apresiasi tinggi terhadap penggunaan AI yang telah dilakukan TVRI. Ia menilai apa yang telah dilakukan TVRI memiliki potensi luar biasa.
“Saya tadi melihat tayangannya pak, luar biasa bagus,” tandasnya.
Menurutnya, penggunaan AI yang baik akan memberikan banyak manfaat, seperti menyediakan informasi yang lebih aktual dan akurat. Namun, Ia juga mengingatkan tentang potensi negatif yang dapat muncul bila teknologi ini disalahgunakan.
“Teknologi AI ini memang ibaratkan dua mata pisau pak. Jadi ketika kita menggunakannya secara baik maka hal-hal baik akan kita terima informasi yang aktual dan lain sebagainya. Tapi ketika ini dimanfaatkan untuk hal-hal negatif maka akan banyak misinformasi yang akan muncul,” tuturnya.
“Sebenarnya kita tidak perlu khawatir tentang teknologi. jadi saya harap nanti di TVRI bisa merekrut ahli AI,” tambahnya.
Baca Juga: Hujan Deras Longsorkan Jembatan di Desa Plosorejo, Jalan Penghubung Terputus
Editor: Redaktur TVRINews
