
Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Muhammad Qodari
Penulis: Krisafika Taraisya Subagio
TVRINews, Jakarta
Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Muhammad Qodari menegaskan bahwa penyelenggaraan Imlek Nasional 2026 sejalan dengan visi kebangsaan Presiden Prabowo Subianto dalam merawat kemajemukan dan memperkuat persatuan nasional.
Hal tersebut disampaikan Qodari dalam konferensi pers Peluncuran Logo Imlek Festival 2026 yang digelar di Auditorium Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI), Jakarta Pusat, Rabu, 28 Januari 2026.
Menurut Qodari, Presiden Prabowo secara konsisten menekankan bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang ditakdirkan hidup dalam kemajemukan, baik dari sisi etnis, ras, agama, maupun budaya.
"Indonesia adalah bangsa besar yang ditakdirkan hidup dalam kemajemukan. Kita ini multi-etnis, multi-ras, multi-agama, multi-budaya, tetapi mampu bersatu karena memiliki niat dan tujuan yang sama untuk meraih kehidupan yang baik secara bersama," ujar Qodari kepada wartawan termasuk tvrinews.com, Rabu, 28 Januari 2026.
Ia menilai, perayaan Imlek Nasional bukan sekadar agenda kebudayaan, melainkan bagian dari komitmen negara dalam menjaga dan merawat nilai-nilai kebangsaan.
Terlebih, Imlek 2026 akan dirayakan bertepatan dengan bulan Ramadan, sehingga menjadi momentum penting dalam memperkuat harmoni antarumat beragama.
"Momentum Imlek yang berbarengan dengan Ramadan ini sangat spesial. Ini menunjukkan bahwa keberagaman bukan sesuatu yang saling bertentangan, tetapi justru bisa saling menguatkan dalam kehidupan berbangsa," ucapnya.
Kemudian, Qodari juga mengapresiasi kreativitas panitia Imlek Nasional 2026 yang dinilai berhasil menerjemahkan semangat Bhinneka Tunggal Ika ke dalam konsep acara hingga desain logo festival.
Ia menambahkan, pemerintah mendorong agar perayaan hari besar nasional, termasuk Imlek, tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menghadirkan nilai solidaritas sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.
"Pesan Presiden jelas, perayaan hari besar nasional harus membawa manfaat dan solidaritas sosial. Ini bagian dari upaya memperkuat persatuan sekaligus empati kebangsaan," ungkapnya.
Imlek Festival 2026 dijadwalkan berlangsung pada 17 Februari hingga 3 Maret 2026, dengan puncak acara digelar pada 28 Februari 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta. Festival ini mengusung tema Harmoni Imlek Nusantara, yang menekankan nilai keberagaman, inklusivitas, dan persatuan bangsa.
Editor: Redaktur TVRINews
