
Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden
Penulis: Nisa Alfiani
TVRINews, Magelang
Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana ambisius pemerintah untuk mulai memproduksi sedan listrik secara massal pada 2028, sebagai bagian dari roadmap percepatan kendaraan listrik nasional. Hal itu ia sampaikan saat meresmikan pabrik perakitan kendaraan listrik VKTR di Magelang, Jawa Tengah, Kamis, 9 April 2026.
Dalam pidatonya yang disiarkan secara virtual, Prabowo menilai kehadiran fasilitas perakitan VKTR menjadi tonggak penting bagi industri kendaraan listrik domestik. Perusahaan tersebut saat ini berfokus pada produksi bus dan truk listrik.
“Pembangunan industri seperti ini memberi harapan besar. Ini bukan hanya pabrik, tapi langkah menuju kemandirian teknologi kendaraan listrik,” ujar Presiden Prabowo dalam pidatonya, Kamis, 9 April 2026.
Ia mengungkapkan, laporan yang diterimanya menunjukkan VKTR mampu memproduksi 10.000 bus listrik dengan TKDN sekitar 40 persen. Capaian ini, menurut Presiden Prabowo, menjadi bukti kesiapan Indonesia untuk bergerak menuju produksi kendaraan listrik yang lebih luas.
Melihat perkembangan itu, pemerintah pun memutuskan untuk tidak hanya menjadi regulator, tetapi juga pelaku industri. Prabowo menegaskan pemerintah akan membentuk perusahaan khusus untuk memproduksi kendaraan listrik nasional.
“Kita sudah sepakat membangun perusahaan yang akan memproduksi sedan listrik untuk masyarakat. Ini keputusan yang sudah saya ambil,” tegasnya.
Presiden Prabowo optimistis produksi massal sedan listrik bisa terwujud pada 2028. Ia menyebut perkembangan teknologi, kualitas tenaga kerja, serta kesiapan rantai pasok akan menjadi faktor penting yang menopang program tersebut.
“Kalau bus dan truk listrik bisa kita buat dengan kemampuan tinggi, tidak ada alasan Indonesia tidak bisa menghasilkan sedan listrik dalam skala besar,” kata Presiden Prabowo.
Peresmian pabrik VKTR di Magelang sekaligus menandai langkah konkret pemerintah dalam memperluas ekosistem kendaraan ramah lingkungan dan memperkuat industri otomotif yang berdaya saing global.
Editor: Redaktur TVRINews
