
Proyek BTS 4G: Wamenkominfo Sebut 1.200 Tower Masih Dalam Pembangunan
Penulis: Intan Kw
TVRINews, Jakarta
Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo) Nezar Patria menyebut masih terdapat 1.200 tower yang belum diselesaikan untuk proyek Penyedia Base Transceiver Station (BTS) 4G Bakti Kemenkominfo.
“Dari angka 1.200 itu ada 700 yang sedang dalam proses pembangunan saat ini dan 500 itu dalam status dievaluasi karena situasi kahar,” kata Nezar saat memberikan keterangan dalam program fokus terkini yang disiarkan di TVRI Nasional, Rabu, 26 Juli 2023.
Nezar menyebut tower yang dalam status evaluasi karena melihat dari lokasi yang sulit secara geografis dan faktor keamanan.
“Kita tahu di tahun yang lalu ada 8 pekerja pembangunan BTS ini gugur di Papua,” ucap Nezar.
Baca Juga : Usai Diperiksa 10 Jam, Menhub Budi Nyatakan Dukung KPK Memberantas Korupsi
Nezar menjelaskan dari 5.600 target proyek BTS, lebih dari 90 persen berada di Papua.
Lebih jauh, Nezar menyampaikan meskipun hanya menjabat kurang dari 2 tahun, Kominfo tetap optimis untuk bisa meraih target yang sudah diberikan oleh Presiden Joko Widodo yaitu sebanyak 5.600.
“Kita optimis karena sejauh ini progresnya sudah mencapai angka 80 persen,” ujar Nezar.
Nezar juga menjelaskan dari 4.000 tower yang sudah siap on air, namun ada sekitar 2.000 yang menunggu untuk berita acara penyerahan.
Perlu diketahui, awal mula proyek penyediaan ribuan menara BTS 4G dimulai pada awal 2021 lalu.
saat itu, BAKTI Kominfo mendapat amanah untuk memulai pembangunan BTS 4G di daerah 3T secepat mungkin dari awal tahun.
Pembangunan BTS di wilayah 3T sendiri merupakan implementasi arahan Presiden RI Joko Widodo untuk melakukan percepatan transformasi digital di seluruh Tanah Air.
Hal itu juga disebut bertujuan untuk meningkatkan konektivitas telekomunikasi nasional melalui upaya pembangunan infrastruktur digital, demi memperkecil kesenjangan digital alias digital divide antar lapisan masyarakat.
Baca Juga : KPK Dalami Dugaan Hasbi Hasan Berobat ke LN Gunakan Uang Hasil Korupsi
Editor: Redaktur TVRINews
