
Banjir di Kecamatan Labuan, Pandeglang Mulai Surut, Warga Bersihkan Sisa Lumpur
Penulis: Redaksi TVRINews
TVRINews, Pandeglang
Banjir yang merendam permukiman warga di Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, mulai berangsur surut. Warga pun segera membersihkan lumpur dan air yang masuk ke dalam rumah mereka.
Beginilah suasana di Kampung Sentul dan Kampung Cipunten Ageung, Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Sejumlah warga tampak sibuk membersihkan lumpur dan sisa air yang menggenangi rumah mereka akibat banjir dengan ketinggian mencapai 1,5 meter.
Selain harus menghadapi lumpur, warga juga mengalami kerugian materi. Banyak perabotan rumah tangga yang rusak akibat terendam banjir.
Salah seorang warga, Pujanah, mengungkapkan bahwa banjir yang masuk ke rumahnya mencapai lebih dari 1 meter. Tidak hanya membawa lumpur, banjir juga merusak berbagai perabotan miliknya, seperti kompor, mesin cuci, hingga lemari pendingin.
"Banjirnya masuk ke rumah sampai lebih dari 1 meter. Banyak barang rusak, mulai dari kompor, mesin cuci, sampai kulkas," ujar Pujanah.
Hal serupa disampaikan oleh warga lainnya, Supriyatna. Ia menuturkan bahwa banjir di wilayah tersebut sering terjadi setiap tahun, terutama saat curah hujan tinggi yang menyebabkan Sungai Cipunten Ageung meluap.
"Setiap tahun pasti banjir, apalagi kalau hujan deras terus-terusan. Sungai Cipunten Ageung pasti meluap dan masuk ke rumah warga," kata Supriyatna.
Warga berharap pemerintah daerah dapat memberikan solusi agar banjir tahunan ini bisa diatasi dan tidak lagi merusak rumah serta harta benda mereka.
Editor: Redaktur TVRINews
