
Penulis: Alfin
TVRINews, Aceh
Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, meresmikan pesawat hibah dari Garuda Indonesia di Asrama Haji Kelas I Aceh, Minggu, 15 Februari 2026. Pesawat tersebut dimanfaatkan sebagai sarana edukasi manasik guna memberi pengalaman penerbangan yang lebih nyata bagi calon jemaah haji asal Aceh.
Peresmian berlangsung bersama Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny H. Kairupan, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, serta Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah.
Dalam sambutannya, Dahnil menegaskan pesawat tersebut bukan sekadar simbol sejarah, melainkan fasilitas pembelajaran untuk meningkatkan kesiapan mental dan teknis jemaah sebelum berangkat ke Tanah Suci.
“Pesawat ini kami hadirkan agar jemaah bisa merasakan langsung suasana penerbangan haji. Dengan begitu, saat hari keberangkatan tiba, jemaah sudah lebih tenang, tidak cemas, dan memahami apa yang harus dilakukan,” ujar Dahnil.
Pesawat jenis Boeing 737 yang sebelumnya dioperasikan oleh Citilink ini telah dirakit kembali dan dilengkapi fasilitas pendukung menyerupai kondisi pesawat aktif. Calon jemaah dapat mempraktikkan proses masuk kabin, penyimpanan barang, penggunaan sabuk pengaman, hingga simulasi prosedur selama penerbangan.
Menurut Dahnil, masyarakat Aceh memiliki ikatan historis kuat dengan lahirnya maskapai nasional melalui pesawat pertama, Seulawah RI-001, yang menjadi cikal bakal penerbangan nasional. Penempatan pesawat di Aceh dinilai sebagai bentuk penghormatan pemerintah kepada masyarakat setempat.
“Sejarah mencatat, pesawat Garuda pertama lahir dari dukungan rakyat Aceh. Maka hari ini, pemerintah ingin memberikan penghormatan sekaligus manfaat nyata bagi jemaah Aceh,” tambahnya.
Ia menekankan manasik tidak hanya mencakup rukun dan wajib haji, melainkan juga kesiapan perjalanan. Fasilitas simulasi ini ditujukan terutama bagi jemaah lanjut usia agar merasa aman dan percaya diri sejak embarkasi hingga tiba di Tanah Suci.
“Manasik tidak hanya soal rukun dan wajib haji, tetapi juga kesiapan perjalanan. Kita ingin jemaah, khususnya lansia, merasa aman dan percaya diri sejak dari embarkasi hingga tiba di Tanah Suci,” tutup Dahnil.
Dengan hadirnya fasilitas tersebut, jemaah haji Aceh diharapkan semakin siap, nyaman, dan khusyuk dalam menjalankan ibadah haji.
Editor: Redaktur TVRINews
