Penulis: Lidya Thalia.S
TVRINews, Bali
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengaku terkesan saat menyaksikan langsung senam kreasi anak-anak di Kabupaten Buleleng, Bali, yang terinspirasi dari program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH). Kegiatan tersebut digelar dalam suasana pagi ceria bersama ratusan siswa di Taman Kota Singaraja, Jumat, 13 Februari 2026.
Dalam kunjungannya, Abdul Mu’ti menyampaikan apresiasi atas inisiatif masyarakat dan insan pendidikan setempat yang mampu mengemas nilai-nilai 7 KAIH menjadi gerakan senam yang menarik dan mudah dipraktikkan anak-anak.
Ia bahkan membuka peluang agar senam kreasi tersebut dapat dipopulerkan secara nasional. Menurutnya, jika tersedia dokumentasi video yang baik, Kementerian akan mempertimbangkan untuk menjadikannya sebagai salah satu senam anak Indonesia tingkat nasional.
Mendikdasmen menilai gerakan dan lagu dalam senam tersebut sesuai dengan karakter anak-anak. Ia juga mengapresiasi kreativitas pemerintah daerah dan para guru yang dinilainya konsisten menghadirkan inovasi pendidikan di berbagai daerah.
“Setiap saya berkunjung ke daerah, saya selalu menemukan kreativitas dan dedikasi tinggi dari insan pendidikan. Ini menjadi modal intelektual dan sosial untuk mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua,”kata Mendikdasmen Mu’ti dalam keterangan tertulis, Sabtu, 14 Februari 2026.
Pesan Motivasi untuk Siswa
Dalam kesempatan itu, Abdul Mu’ti juga memberikan motivasi kepada para siswa agar berani memiliki cita-cita tinggi tanpa merasa dibatasi oleh latar belakang daerah.
Ia menegaskan bahwa anak-anak dari Buleleng maupun daerah lainnya memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan gemilang. Menurutnya, kunci utama dalam mengembangkan potensi diri adalah rasa percaya diri.
Mendikdasmen mengingatkan bahwa setiap anak memiliki bakat dan kemampuan yang berbeda, baik di bidang akademik, seni, olahraga, maupun bidang lainnya. Dengan rasa percaya diri, seluruh potensi tersebut dapat dikembangkan secara optimal.
Implementasi 7 KAIH di Buleleng
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, menyampaikan terima kasih atas kunjungan Mendikdasmen ke daerahnya. Ia menjelaskan bahwa senam kreasi 7 KAIH lahir dari kolaborasi antara guru dan siswa setelah mendapat informasi terkait rencana kunjungan Menteri.
Menurutnya, senam tersebut dirancang agar anak-anak lebih mudah memahami dan mempraktikkan tujuh kebiasaan utama, mulai dari bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat, gemar belajar, bersosialisasi, hingga tidur lebih awal sebagai persiapan kegiatan esok hari.
Ida Bagus Gde juga mengungkapkan bahwa seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Buleleng telah menerapkan program 7 KAIH. Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap dan terus dimonitor agar menjadi kebiasaan positif bagi siswa.
Setiap pagi, sekolah-sekolah di Buleleng mengintegrasikan pembiasaan tersebut melalui berbagai kegiatan seperti literasi dan penugasan ringan sebelum pembelajaran dimulai. Upaya ini diharapkan mampu membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab sejak dini.
Editor: Redaktur TVRINews
