
Foto: Ilustrasi Nyeri Haid (Pixabay)
Penulis: Nirmala Hanifah
TVRINews, Jakarta
Dismenore atau yang dikenal dengan nyeri haid merupakan rasa sakit yang muncul di perut bagian bawah saat menstruasi yang sering terjadi di kalangan remaja dan wanita muda.
Apakah nyeri haid itu normal?
Ya, nyeri haid ringan hingga sedang umumnya dianggap normal. Rasa sakit ini biasanya muncul 1–2 hari sebelum atau saat menstruasi dimulai, dan dapat berlangsung selama 2–3 hari. Nyeri ini disebabkan oleh kontraksi rahim saat meluruhkan lapisan dinding rahim.
Namun, nyeri haid bisa menjadi tidak normal jika rasa sakit sangat parah hingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Lalu, durasinya lebih dari 3 hari
Setelah meminum obat pereda nyeri biasa seperti ibuprofen atau parasetamol, keadaan tidak membaik. Serta, adanya gejala lain seperti mual, muntah, diare berat, atau nyeri saat buang air kecil dan berhubungan intim
Nyeri haid yang parah bisa menjadi tanda kondisi medis tertentu, seperti:
- Endometriosis, yaitu jaringan dinding rahim tumbuh di luar rahim
- Adenomiosis, yaitu jaringan endometrium tumbuh di dalam otot rahim
- Fibroid rahim, yaitu tumor jinak pada rahim
- Penyakit radang panggul (PID)
Jika nyeri haid terasa tidak wajar, sangat mengganggu, atau disertai gejala lain yang mencurigakan, maka anda harus segera konsultasikan ke dokter jika.
Penanganan sejak dini dapat membantu mencegah komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup.
Baca Juga: Waspadai Tanda Penyakit dari Perubahan pada Kuku
Editor: Redaksi TVRINews
