
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait (tengah) (TVRINews/HO-Kementerian PKP)
Penulis: Krisafika Taraisya Subagio
TVRINews, Jakarta
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait menyiapkan kuota 100 rumah subsidi tanpa uang muka (DP) bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Kebijakan ini diberikan sebagai bentuk keberpihakan pemerintah dalam memperluas akses hunian layak sekaligus mendorong penguatan ekonomi kerakyatan.
Program tersebut disampaikan Menteri PKP saat menghadiri perayaan Harmoni Imlek Nusantara 2026 di Lapangan Banteng, Minggu, 22 Februari 2026.
Selain DP gratis, rumah subsidi bagi UMKM ini juga dilengkapi fasilitas BPHTB dan PBG gratis, serta suku bunga tetap hanya 5 persen.
"Sebagai Menteri Perumahan, kami menyiapkan 100 rumah subsidi bagi pelaku UMKM yang memenuhi syarat, dengan DP gratis, BPHTB dan PBG gratis, serta bunga hanya 5 persen. Ini agar pelaku UMKM bisa menikmati program unggulan Presiden," ujar Maruarar dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Senin, 23 Februari 2026.
Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan program perumahan benar-benar menyentuh masyarakat produktif, khususnya pelaku UMKM yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Program ini juga sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan dan inklusif.
Kemudian Maruarar menambahkan, pelibatan UMKM dalam perayaan Harmoni Imlek Nusantara menunjukkan bahwa perayaan budaya tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat.
"UMKM benar-benar dilibatkan. Artinya, perayaan Imlek ini berdampak langsung bagi masyarakat, terutama agar UMKM bisa naik kelas. Ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo, ekonomi harus tumbuh dan dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia," tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Harmoni Imlek Nasional sekaligus Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar mengatakan, Harmoni Imlek Nusantara 2026 mengusung semangat kolaborasi lintas budaya. Setiap hari perayaan menghadirkan tema berbeda yang merepresentasikan nilai Bhinneka Tunggal Ika dan memperkuat harmoni dalam keberagaman.
Melalui kolaborasi budaya dan kebijakan pro-rakyat seperti rumah subsidi tanpa DP bagi UMKM, pemerintah berharap kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara berkelanjutan.
Editor: Redaksi TVRINews
