Penulis: Ricardo Julio
TVRINews, Jakarta
Monumen Nasional (Monas) hari ini dipadati ribuan warga yang antusias merayakan 'Lebaran Betawi 2025'. Perayaan budaya tahunan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antarwarga, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat identitas budaya Betawi sebagai akar dari Jakarta.
Lebaran Betawi tahun ini mengusung tema “Menyongsong Lima Abad Jakarta dengan Semangat Mempererat Kearifan Lokal Masyarakat Betawi”, dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya khas Betawi menghiasi acara, seperti ondel-ondel, gambang kromong, lenong, hingga palang pintu.
Parade budaya yang melibatkan ribuan peserta turut memeriahkan suasana, menampilkan ragam tradisi Betawi yang telah diwariskan turun-temurun. Di sisi lain, stan kuliner menyajikan beragam makanan khas, seperti kerak telor, soto Betawi, dan bir pletok, yang disambut antusias oleh para pengunjung.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dalam sambutannya menegaskan bahwa pentingnya melestarikan budaya Betawi sebagai bagian dari jati diri Jakarta.
“Budaya Betawi bukan hanya warisan, tapi fondasi dari keberagaman dan kekuatan kota ini. Mari kita jaga bersama,” ujarnya.
Ke depan, perayaan ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, namun juga tonggak pelestarian budaya dan promosi internasional bagi Betawi. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama para pelaku budaya menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan budaya lokal agar tetap hidup di tengah arus globalisasi.
Dengan semangat gotong royong dan cinta budaya, Lebaran Betawi 2025 membuktikan bahwa budaya Betawi tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari wajah Jakarta yang dinamis dan multikultural.
Baca Juga: Pemprov DKI Renovasi Museum MH Thamrin, Apresiasi Jasa Pahlawan Betawi
Editor: Redaktur TVRINews
