
Penulis: Krisafika Taraisya Subagio
TVRINews, Jakarta
Pemerintah melalui Kementerian Transmigrasi terus mempercepat pembangunan sarana pendidikan yang lengkap dan terintegrasi di Kawasan Transmigrasi Barelang yang meliputi Batam, Rempang, dan Galang.
Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, mengatakan saat ini pembangunan Sekolah Dasar (SD) tengah berlangsung. Sementara itu, pembangunan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) akan segera menyusul melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta dukungan mitra internasional.

"SD-nya juga sedang kita bangun. InsyaAllah nanti mudah-mudahan ini selesai. SMP-nya juga akan dibangun dengan bantuan dari pemerintah Qatar, termasuk pendidikan Islamnya. Untuk SMA, selain dari pemerintah provinsi dan Kota Batam, Qatar juga akan ikut membantu," ujar Iftitah dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Jumat, 20 Maret 2026.
Tidak hanya pendidikan dasar dan menengah, pemerintah juga menaruh perhatian pada pengembangan pendidikan tinggi di kawasan transmigrasi tersebut. Rencananya, program Diploma (D4) dan Sarjana (S1) akan dihadirkan melalui kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi terkemuka di Indonesia.
Beberapa kampus yang akan terlibat di antaranya berasal dari Pulau Jawa, sehingga masyarakat tidak perlu lagi mengirim anak-anak mereka ke luar daerah untuk mendapatkan pendidikan berkualitas.
"Perguruan tingginya kita kerja samakan dengan kampus-kampus di Jawa seperti IPB, ITB, UI, UGM, Unpad, Undip, Unair, hingga Brawijaya. Jadi masyarakat tidak perlu lagi memberangkatkan anaknya ke Jawa, karena kampusnya yang akan hadir di sini," jelasnya.
Menurut Iftitah, pembangunan sektor pendidikan menjadi kunci utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di kawasan transmigrasi. Dengan akses pendidikan yang baik, generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi tenaga kerja, tetapi juga mampu menjadi pelaku usaha dan penggerak ekonomi lokal.
"Kalau pendidikannya baik, mereka tidak hanya menjadi karyawan, tapi bisa naik ke level manajer bahkan menjadi pemilik usaha," ucapnya.
Rencana pembangunan ini pun mendapat sambutan positif dari masyarakat Barelang. Warga menilai kehadiran fasilitas pendidikan yang lengkap akan membuka peluang lebih besar bagi generasi muda untuk berkembang.
Selain itu, masyarakat juga berkomitmen untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan sebagai modal awal menjadikan Barelang sebagai desa wisata yang tertata dan berkelanjutan.
Pemerintah juga terus mendorong sinergi dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta dan mitra internasional, guna mempercepat pembangunan kawasan secara menyeluruh.
Melalui langkah ini, Kementerian Transmigrasi menegaskan komitmennya untuk menjadikan kawasan transmigrasi sebagai pusat pertumbuhan baru yang tidak hanya menyediakan hunian dan lapangan kerja, tetapi juga akses pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan.
Editor: Redaktur TVRINews
