Penulis: Intan Kw
TVRINews, Jakarta
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meluncurkan buku 'Islam Ala Prabowo' yang diinisiasi oleh Ketua MPR, Ahmad Muzani dan Ketua MUI, Anwar Iskandar.
Menurut Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya, Asep Saifuddin, buku tersebut sangat tepat diluncurkan pada bulan Agustus. Pasalnya, bulan kemerdekaan itu sejalan dengan tekad Presiden Terpilih Prabowo Subianto untuk mewujudkan cita-cita luhur kemerdekaan Indonesia.
“Saya sebagai salah seorang yang ikut menulis yang epilognya saya yang menulis, kalau buku ini diluncurkan pada bulan Agustus itu tepat sekali karena tekad beliau Bapak Prabowo adalah untuk mewujudkan cita-cita luhur kemerdekaan menjadi sebuah kenyataan,” kata Asep dalam peluncuran buku Islam Ala Prabowo di Jakarta, Selasa, 26 Agustus 2025.
Asep lalu menyinggung masa kepemimpinan Umar bin Abdul Aziz sebagai referensi ideal pengelolaan negara yang adil dan makmur. Menurutnya, pada masa itu kesejahteraan rakyat ditopang kuat oleh optimalisasi zakat dan hasil bumi, tanpa bergantung pada pajak.
“Di zaman Umar bin Abdul Aziz itu tidak ada pajak, sekarang pajak begitu besar. Maka saya yakin ketika semuanya terlaksana dengan baik, pajak terlaksana dengan baik, zakat terlaksana dengan baik, maka cita-cita luhurnya Pak Prabowo untuk mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan makmur akan segera terwujud,” ucapnya.
Ia menilai, dengan pengelolaan pajak dan zakat yang baik, impian Prabowo untuk menciptakan Indonesia yang maju, adil, dan makmur bukanlah hal yang mustahil.
Asep juga menggambarkan kesejahteraan pada masa Umar bin Abdul Aziz yang begitu merata, di mana utang rakyat dilunasi oleh dana zakat, pengangguran nyaris tidak ada, bahkan negara turut membantu biaya pernikahan rakyatnya.
“Semua rakyatnya memiliki pekerjaan, tentu fuqoronya diatasi oleh harta zakat yang kemudian diberikan pemberdayaan kepada mereka untuk bekerja. Tidak ada masyarakatnya yang tidak punya pekerjaan yang kemudian bahkan sulit untuk disalurkan sebab tidak ada mustahiq (penerima zakat, red) di zaman beliau. Semua rakyatnya punya rumah, semua rakyatnya ketika mau nikah mendapatkan sumbangan dari pemerintah,” ujarnya.
Menurut Asep, semangat ini kini mulai terlihat dalam tekad Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) yang ingin mengintensifkan peran zakat sebagai instrumen pembangunan nasional.
“Maka saya senang sekali ketika melihat tekad dari Ketua BAZNAS tadi yang akan mengintensifkan zakat menjadi kemudian sesuatu yang menyumbangkan terhadap terwujudnya cita-cita luhur Pak Prabowo yaitu mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan makmur,” tuturnya.
Editor: Redaktur TVRINews
