Penulis: Nirmala Hanifah
TVRINews, Makassar
Kalau kamu berkunjung ke Makassar, rasanya kurang lengkap jika belum mencicipi ‘Coto Makassar’ yang merupakan hidangan salah satu ikonik simbol warisan budaya dan kekayaan rasa dari Sulawesi Selatan.
Lalu, apa yang membuat Coto Makassar Istimewa?
Coto Makassar adalah sup daging sapi khas Makassar yang disajikan dengan kuah kental berwarna cokelat kehitaman.
Tak hanya itu, Coto Makassar memiliki keunikan khas pada bumbunya yang kaya rempah dan proses memasaknya yang memakan waktu lama agar cita rasa benar-benar meresap ke dalam daging dan jeroan.
Yang menarik, isi dari Coto Makassar tidak hanya daging sapi, tapi juga jeroan seperti hati, paru, dan babat. Semua dipotong kecil-kecil dan disajikan dalam satu mangkuk kuah yang menggugah selera.
Bumbu Coto Makassar sendiri, merupakan racikan rempah khas Indonesia. Yang terdiri dari ketumbar, jintan, lengkuas, jahe, sampai bawang merah dan putih semuanya diolah dan ditumis hingga harum sebelum dicampurkan dengan kaldu sapi dan jeroan.
Selain itu, sebagian Coto Makassar juga menambahkan kacang tanah sangrai yang dihaluskan, menghasilkan kuah yang lebih gurih dan bertekstur.
Namun, menyantap Coto Makassar rasanya kurang lengkap tanpa kehadiran ketupat atau buras nasi lembut yang dimasak dalam daun pisang dengan santan.
Dimana, kombinasi ini membuat coto jadi makanan yang mengenyangkan dan cocok disantap kapan saja, terutama saat pagi atau malam hari.
Selain itu, Coto Makassar bukan hanya sekedar hidanhan saja. Namun, Coto Makassar merupakan bagian dari kehidupan masyarakat Bugis dan Makassar.
Hidangan ini sering muncul dalam acara adat, pertemuan keluarga, hingga jamuan tamu kehormatan. Di Makassar sendiri, banyak warung legendaris yang sudah puluhan tahun menjajakan coto, masing-masing dengan racikan khas yang diwariskan turun-temurun.
Coto Makassar bukan hanya memanjakan lidah, tapi juga membawa kita mengenal lebih dalam tradisi kuliner Sulawesi Selatan.
Jadi, kapan kamu mau cicipi semangkuk hangat penuh cita rasa ini?
Baca Juga: Puncak Arus Balik Idul Adha Diprediksi Terjadi Hari Ini, Polisi Siaga di Kawasan Lembang
Editor: Redaktur TVRINews
