
Penulis: Ridho Dwi Putranto
TVRINews, Jakarta
Memasuki periode arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) dipadati ratusan ribu penumpang, Minggu, 4 Januari 2026. Kepadatan penumpang terlihat signifikan, khususnya di Terminal 1 kedatangan domestik.
Penumpang yang tiba berasal dari berbagai daerah di Indonesia, di antaranya Denpasar, Makassar, Medan, Surabaya, dan Yogyakarta, seiring meningkatnya arus balik pascalibur panjang.
Puncak Arus Balik Capai 188 Ribu Penumpang
Berdasarkan data pengelola Bandara Soekarno-Hatta, jumlah penumpang pada puncak arus balik diperkirakan mencapai 188.830 orang. Dari jumlah tersebut, 103.553 penumpang tercatat datang, sementara 85.277 penumpang berangkat.
Selain lonjakan penumpang, pergerakan pesawat juga mengalami peningkatan signifikan. Pada puncak arus balik Nataru, total pergerakan penerbangan diprediksi mencapai 1.198 penerbangan, terdiri atas 603 penerbangan kedatangan dan 595 penerbangan keberangkatan.
Bandara Siaga Jaga Keamanan dan Layanan
Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi, mengatakan seluruh bandara telah melakukan persiapan untuk memastikan aspek keamanan, keselamatan, pelayanan, serta kepatuhan terhadap regulasi selama periode arus balik.
“Empat aspek tersebut atau yang kami sebut 3S+1C menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran proses di bandara, baik di area keberangkatan maupun kedatangan penumpang,” ujar Pahlevi kepada wartawan, Minggu, 4 Januari 2026.
Antisipasi Arus Balik di 37 Bandara
Pahlevi menyebutkan, setelah arus keberangkatan berjalan lancar di 37 bandara, PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memastikan kesiapan penuh dalam mengantisipasi arus balik Nataru yang berlangsung pada 1–5 Januari 2026.
Menurutnya, di area keberangkatan, fokus utama berada pada kelancaran akses kendaraan menuju terminal, proses check-in, serta pemeriksaan keamanan penumpang.
Fokus Kelancaran Area Kedatangan
Sementara di area kedatangan, pengelola bandara menaruh perhatian pada penempatan parkir pesawat, pengaturan gate kedatangan, penanganan bagasi, hingga ketersediaan transportasi publik bagi penumpang.
“Kami ingin memastikan penumpang dapat melalui proses kedatangan dengan lancar, mulai dari turun di pesawat, pengambilan bagasi, hingga mendapatkan layanan transportasi publik,” jelas Pahlevi.
Editor: Redaktur TVRINews
