
Foto: dok. BPBD Aceh Barat
Penulis: Ridho Dwi Putranto
TVRINews, Aceh Barat
BPBD menyebut angin kencang dan banyaknya titik api mempercepat penyebaran kebakaran di sejumlah kecamatan.
Kebakaran lahan di sejumlah kecamatan di Kabupaten Aceh Barat terus meluas, dengan total luas lahan yang terbakar kini mencapai 50,2 hektare. Upaya pemadaman masih terus dilakukan oleh tim gabungan di lapangan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, Teuku Ronald, menyatakan, meluasnya titik api dan kencangnya angin menjadi faktor utama bertambahnya luas lahan yang terbakar.
“Sebaran api dengan cepat menjalar ke lahan lainnya, sehingga luas lahan yang terbakar juga semakin bertambah luas,” ujar Ronald kepada wartawan, Rabu, 28 Januari 2026.
Ronald menjelaskan, bakaran terjadi di beberapa kecamatan, diantaranya Kecamatan Johan Pahlawan: Desa Suak Raya 10,5 Ha, Desa Suak Nie 10 Ha, Desa Lapang 9,5 Ha; Kecamatan Meureubo. Desa Ranto Panyang Timur 2 Ha, Desa Alue Peunyareng 1 Ha, Desa Ujong Tanoh Darat 0,5 Ha.
Berikutnya, Kecamatan Kaway XVI: Desa Meunasah Rambot 8 Ha; serta Kecamatan Bubon: Desa Peulanteu 4,2 Ha, Desa Blang Luah 4 Ha.
Ronald menambahkan, penanganan kebakaran ini melibatkan berbagai pihak, termasuk personel damkar dari BPBD Aceh Barat, damkar kecamatan, Manggala Agni Sibolangit.
Kemudian, lanjut dia, Kodim 0105 Aceh Barat, Yonif 116 Garda Samudra, Polres Aceh Barat, petugas KPH Wilayah IV Aceh, DLHK Provinsi Aceh, serta masyarakat setempat.
BPBD Aceh Barat terus mengupayakan pemadaman dan pengendalian agar kebakaran tidak meluas lebih jauh, sambil memantau kondisi cuaca dan angin di lokasi.
Editor: Redaktur TVRINews
