
Dari Tapanuli Selatan, Presiden Prabowo Lanjutkan Peninjauan Hunian ke Aceh Tamiang
Penulis: Krisafika Taraisya Subagio
TVRINews, Jakarta
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto melanjutkan agenda kunjungan kerjanya dengan bertolak dari Kabupaten Tapanuli Selatan menuju Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis pagi, 1 Januari 2026.
Kunjungan ini dilakukan untuk meninjau langsung pembangunan hunian yang dikerjakan oleh Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara bagi warga terdampak bencana.
Pada hari kedua kunjungan kerja di Sumatra, Presiden tiba di helipad PTPN IV, Tapanuli Selatan, sekitar pukul 09.10 WIB. Setibanya di lokasi, Kepala Negara menyempatkan diri menyapa dan menyalami warga yang telah berkumpul sejak pagi di sekitar area helipad.
Sebelum bertolak, Presiden Prabowo juga berpamitan dengan sejumlah pejabat daerah dan aparat keamanan yang turut mengantar keberangkatan, di antaranya Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, serta Dansat Brimob Polda Sumut Kombes Pol Rantau Isnur Eka.
Presiden kemudian menaiki helikopter TNI AU jenis Caracal dan lepas landas sekitar pukul 09.20 WIB menuju Bandara Raja Sisingamangaraja XII, Silangit, Tapanuli Utara.
Dari Silangit, Presiden melanjutkan penerbangan ke Lanud Soewondo, Medan, sebelum kembali menggunakan helikopter menuju Kabupaten Aceh Tamiang.
Setibanya di Aceh Tamiang, Presiden Prabowo dijadwalkan mendarat di helipad Lapangan Sepak Bola Bukit Rata dan langsung menuju lokasi pembangunan hunian untuk melakukan peninjauan lapangan.
Dalam kunjungan ini, Presiden turut didampingi sejumlah menteri dan pejabat tinggi negara, antara lain Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, serta Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Hadir pula Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo.
Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa peninjauan ke Aceh Tamiang dilakukan untuk memastikan progres pembangunan rumah hunian yang merupakan instruksi langsung Presiden Prabowo. Pembangunan tersebut ditargetkan mencapai sekitar 500 hingga 600 unit.
"Hunian yang dibangun Danantara atas arahan Bapak Presiden akan kita cek langsung. Targetnya sekitar 500 sampai 600 unit," ujar Teddy, dikutip dari Antaranews, pada Kamis, 1 Januari 2026.
Pemerintah sendiri menargetkan pembangunan total 15.000 unit hunian bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dapat diselesaikan dalam waktu tiga bulan, sebagai bagian dari percepatan penanganan pascabencana banjir di wilayah Sumatra.
Editor: Redaksi TVRINews
