Penulis: Intan Kw
TVRINews, Jakarta
Presiden ke-5 RI Prof. Dr. (HC) Megawati Soekarnoputri telah menerima gelar doktor kehormatan bidang ilmu sosial dari Universitas Tunku Abdul Rahman (UTAR) di Selangor, Malaysia.
Dengan capaian ini, Megawati telah memperoleh 10 gelar doktor honoris causa dari berbagai kampus di dunia.
Sehingga, Megawati berharap dengan pencapaiannya ini dapat menginspirasi generasi muda untuk tidak mudah menyerah.
Baca Juga: Hari Batik Nasional, Jokowi: Batik adalah Wajah Kita
“Saya sebenarnya ingin menginisiasi generasi muda, baik laki-laki maupun perempuan, untuk jangan lelah, jangan merasa tidak bisa,” kata Megawati usai menerima gelar doktor kehormatan bidang ilmu sosial dari Universitas Tunku Abdul Rahman (UTAR) di Selangor, Malaysia, dikutip dari Kantor Berita ANTARA, Selasa, 3 Oktober 2023.
Lebih lanjut, Megawati mengatakan bahwa mendapatkan penghargaan-penghargaan seperti itu bukanlah hal yang mudah.
“Honoris causa itu sebenarnya sebuah penghormatan yang diberikan pada orang-orang yang telah melakukan suatu hal secara ilmiah, jadi bukan hanya teori, tapi juga dalam pelaksanaannya,” ucap Megawati.
Megawati juga mengatakan ia merasa sangat terhormat mendapat gelar honoris causa yang ke-10. Dirinya juga mengungkapkan bahwa saat ini empat gelar lagi sedang menunggu, juga dua gelar profesor kehormatan.
Oleh karena itu, Megawati mendorong agar para ahli di Indonesia menyumbangkan pemikirannya bagi nusa dan bangsa.
Sebelumnya, Megawati telah menerima gelar tersebut sebanyak sembilan kali, yakni pertama dari Waseda University of Tokyo, Tokyo, Jepang, 29 September 2001 (Bidang Politik).
Kedua, dari Moscow State Institute of International Relations (MGIMO), Moskow, Rusia, 22 April 2003 (Bidang Politik). Ketiga, dari Korea Maritime and Ocean University, Busan, Korea Selatan, 19 Oktober 2015 (Bidang Politik).
Keempat, dari Universitas Padjajaran (UNPAD), Bandung, Indonesia, 25 Oktober 2016 (Bidang Politik dan Pemerintahan). Kelima, Universitas Negeri Padang (UNP), Kota Padang, Indonesia, 27 September 2017 (Bidang Pendidikan Politik).
Keenam, dari Mokpo National University, Kota Mokpo, Korea Selatan, 16 November 2017 (Bidang Demokrasi Ekonomi). Ketujuh, dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Bandung, Indonesia, 8 Maret 2018 (Bidang Politik dan Pemerintahan).
Kedelapan, Fujian Normal University (FNU), Fuzhou, Fujian, Tiongkok, 5 November 2018 (Bidang Diplomasi Ekonomi). Dan kesembilan, dari Soka University Japan, Tokyo, Jepang, 8 Januari 2020 (Bidang Kemanusiaan).
Selain itu, Megawati juga telah menerima dua gelar profesor kehormatan yakni dari Seoul Institute of the Arts (SIA), Seoul, Korsel, 11 Mei 2022 (Bidang Ilmu Kebijakan Seni dan Ekonomi Kreatif) dan Universitas Pertahanan (Unhan) RI, Bogor, Indonesia, 11 Juni 2021 (Bidang Ilmu Kepemimpinan Strategik).
Baca Juga: Menhub Dukung Kolaborasi guna Bangun Terminal Petikemas Berkapasitas 3 Juta TEUs
Editor: Redaktur TVRINews
