
dok. Jasamarga
Penulis: Lidya Thalia.S
TVRINews, Garut
PT Jasa Marga mencatat sebanyak 175.132 kendaraan meninggalkan wilayah Jabodetabek melalui tiga gerbang tol utama pada H-8 periode libur Idulfitri 1447 Hijriah atau Jumat, 13 Maret 2026. Jumlah tersebut meningkat sekitar 0,72 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal.
Hal tersebut disampaikan oleh PT Jasa Marga melalui pembaruan informasi lalu lintas yang dirilis pada periode arus mudik Lebaran 2026, Sabtu, 15 Maret 2026.
Berdasarkan rincian distribusi lalu lintas yang dikutip dari PT Jasamarga, Minggu, 16 Maret 2026, kendaraan yang melintas melalui Gerbang Tol Cengkareng menuju arah Bandara Internasional Soekarno-Hatta tercatat sebanyak 83.572 kendaraan, atau meningkat 1,20 persen dibandingkan lalu lintas normal.
Sementara itu, kendaraan yang melintas melalui Gerbang Tol Cikupa menuju arah Merak tercatat sebanyak 55.520 kendaraan, meningkat 6,88 persen dibandingkan kondisi normal.
Adapun kendaraan yang melintas melalui Gerbang Tol Ciawi 1 menuju arah Bogor tercatat sebanyak 36.040 kendaraan, atau lebih rendah 8,43 persen dibandingkan lalu lintas normal.
Di wilayah Jawa Barat, PT Jasa Marga juga mencatat pergerakan kendaraan menuju Bandung dan Rancaekek melalui dua gerbang tol utama mencapai 76.107 kendaraan pada periode yang sama. Jumlah tersebut meningkat 1,93 persen dibandingkan lalu lintas normal.
Di Gerbang Tol Cileunyi, kendaraan yang menuju arah Rancaekek atau Garut tercatat sebanyak 38.728 kendaraan, meningkat 2,34 persen dibandingkan kondisi normal. Sementara kendaraan yang menuju Jakarta melalui gerbang tol yang sama tercatat sebanyak 32.645 kendaraan, meningkat 14,23 persen dari kondisi normal.
Sementara itu di Gerbang Tol Pasteur, kendaraan yang menuju Bandung tercatat sebanyak 37.379 kendaraan, atau meningkat 1,51 persen dibandingkan lalu lintas normal. Sedangkan kendaraan yang menuju Jakarta tercatat sebanyak 30.999 kendaraan, atau sedikit lebih rendah 0,84 persen dibandingkan kondisi normal.
Secara keseluruhan, selama periode H-10 hingga H-8 Lebaran atau 11 hingga 13 Maret 2026, PT Jasa Marga mencatat total 459.570 kendaraan meninggalkan wilayah Jabodetabek melalui empat gerbang tol utama. Angka tersebut meningkat 4,8 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal.
Distribusi kendaraan didominasi oleh kendaraan yang menuju arah timur, yakni ke jalur Trans Jawa dan Bandung. Melalui Gerbang Tol Cikampek Utama menuju Trans Jawa, tercatat sebanyak 108.140 kendaraan, meningkat 24,2 persen dibandingkan kondisi normal.
Sementara kendaraan yang menuju Bandung melalui Gerbang Tol Kalihurip Utama tercatat sebanyak 93.317 kendaraan, atau lebih rendah 2,7 persen dibandingkan kondisi normal. Secara keseluruhan, kendaraan menuju arah Trans Jawa dan Bandung mencapai 201.457 kendaraan, meningkat 10,1 persen dibandingkan lalu lintas normal.
Untuk arah barat menuju Merak melalui Gerbang Tol Cikupa, tercatat sebanyak 158.053 kendaraan, meningkat 6 persen dibandingkan kondisi normal. Sedangkan kendaraan yang menuju arah selatan atau kawasan Puncak melalui Gerbang Tol Ciawi tercatat sebanyak 100.060 kendaraan, atau lebih rendah 5,9 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal.
PT Jasa Marga juga mendukung penerapan rekayasa lalu lintas selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026, yang mengacu pada Surat Keputusan Bersama antara Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Direktorat Jenderal Bina Marga, dan Korlantas Polri terkait pengaturan lalu lintas selama masa angkutan Lebaran.
Salah satu rekayasa yang akan diterapkan adalah sistem satu arah atau one way pada ruas KM 70 Tol Jakarta-Cikampek hingga KM 421 Tol Semarang-Solo. Rekayasa ini akan diberlakukan untuk arus mudik mulai Selasa, 17 Maret 2026 pukul 12.00 WIB hingga Jumat, 20 Maret 2026 pukul 24.00 WIB.
Sementara itu untuk arus balik, sistem one way akan diberlakukan dari KM 421 Tol Semarang-Solo hingga KM 70 Tol Jakarta-Cikampek mulai Senin, 23 Maret 2026 pukul 12.00 WIB hingga Minggu, 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB.
Selain itu, rekayasa lalu lintas contraflow juga akan diterapkan di ruas Tol Jakarta-Cikampek dari KM 47 hingga KM 70 selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.
Untuk mendukung kelancaran perjalanan masyarakat, PT Jasa Marga juga memberikan diskon tarif tol sebesar 30 persen pada ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi.
Diskon tarif tol untuk arus mudik berlaku pada 15 hingga 16 Maret 2026, sedangkan untuk arus balik berlaku pada 26 hingga 27 Maret 2026. Potongan tarif ini berlaku bagi pengguna jalan yang melakukan perjalanan menerus dengan pembayaran menggunakan uang elektronik.
Editor: Redaksi TVRINews
