
Foto: Ilustrasi Hujan Lebat
Penulis: Ridho Dwi Putranto
TVRINews, Jakarta
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca signifikan yang akan mengguyur sejumlah wilayah di Indonesia.
Berdasarkan prakiraan cuaca yang berlaku untuk Kamis, 9 April 2026, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat.
Prakirawan BMKG, Henna Vita, menjelaskan bahwa kondisi ini dipicu oleh kombinasi dinamika atmosfer yang terpantau di beberapa titik.
"Perlu ditingkatkan kesiapsiagaan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Sumatera Utara, Bengkulu, Lampung, Banten, Jakarta, dan Jawa Timur," ujar Henna dalam keterangan secara virtual melalui kanal YouTube BMKG, Kamis, 9 April 2026.
Selain wilayah tersebut, BMKG juga memetakan wilayah dengan potensi hujan intensitas sedang hingga lebat.
*Prakiraan Cuaca Wilayah Barat Indonesia*
Untuk wilayah bagian barat, BMKG memberikan perhatian khusus pada potensi hujan yang disertai kilat atau petir. Beberapa kota besar yang diprediksi mengalami hujan petir antara lain Jambi, Bengkulu, Palembang, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Yogyakarta dan Banjarmasin.
Sementara itu, potensi hujan ringan diprakirakan terjadi di Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Padang, Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Pontianak, Tanjung Selor, Samarinda, hingga Palangkaraya.
*Prakiraan Cuaca Wilayah Timur Indonesia*
Bergeser ke bagian timur Indonesia, BMKG meminta warga di wilayah Merauke untuk mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang.
Adapun wilayah lain diprediksi akan mengalami hujan ringan yakni Denpasar, Mataram, Makassar, Mamuju, Kendari, Palu, Manado, Ambon, Sorong, Manokwari, Nabire, dan Jayawijaya. Sedangkan potensi Berawan/Berawan Tebal yakni Kupang, Gorontalo, Ternate, dan Jayapura.
*Imbauan bagi Masyarakat*
BMKG mengingatkan masyarakat untuk terus memantau perkembangan cuaca terkini, terutama bagi mereka yang beraktivitas di luar ruangan. Potensi cuaca ekstrem ini dapat memicu dampak lanjutan seperti genangan atau penurunan jarak pandang.
"Pastikan untuk selalu memperbaharui informasi cuaca melalui kanal resmi kami di website bmkg.go.id atau melalui media sosial di @infobmkg," ujar Henna.
Editor: Redaktur TVRINews
