
dok. Kemenhub
Penulis: Lidya Thalia.S
TVRINews, Jakarta
Pemerintah menyiapkan 1.560 titik simpul dan jaringan transportasi di berbagai wilayah Indonesia untuk memantau kelancaran arus mudik dan balik pada masa Angkutan Lebaran 2026. Informasi tersebut disampaikan melalui akun YouTube resmi Kementerian Perhubungan pada Jumat, 13 Maret 2026.
Titik pemantauan tersebut terdiri dari 264 simpul angkutan laut, 177 terminal bus yang meliputi 115 terminal tipe A dan 62 terminal tipe B, 248 simpul angkutan penyeberangan, 472 simpul angkutan kereta api, serta 257 simpul angkutan udara. Selain itu, pengawasan juga dilakukan melalui 43 jaringan pemantauan di enam gerbang tol dan 44 jaringan di jalan arteri.

Seluruh titik pemantauan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026yang berlangsung pada 13 hingga 30 Maret 2026. Posko ini dibentuk untuk memperkuat koordinasi dan pemantauan operasional transportasi selama periode mudik dan arus balik Idul Fitri.
Pelaksanaan posko melibatkan berbagai kementerian, lembaga, serta operator transportasi, di antaranya Kementerian Perhubungan, Kementerian Komunikasi dan Digital, Kementerian Pariwisata, Korlantas Polri, Basarnas, BMKG, BNPB, KNKT, serta Dinas Perhubungan DKI Jakarta.
Selain itu, sejumlah BUMN dan operator transportasi juga terlibat dalam mendukung operasional posko, seperti PT Jasa Marga (Persero), Astra Infra Toll Nusantara, PT Jasa Raharja (Persero), PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), PT KAI (Persero), PT KCIC, PT Pelindo (Persero), PT Pelni (Persero), PT Angkasa Pura Indonesia, serta Perum LPPNPI/Airnav.
Dalam pelaksanaannya, posko juga didukung oleh berbagai organisasi komunikasi dan relawan, di antaranya Senkom Mitra Polri, RAPI, dan ORARI.
Kegiatan pembukaan posko turut dihadiri oleh Wakil Menteri Perhubungan Suntana, para pejabat tinggi madya di lingkungan Kementerian Perhubungan, Kakorlantas Polri Agus Suryonugroho, Kepala Basarnas Mohammad Syafii, Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani, serta Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono.
Melalui pembentukan posko terpadu dan ratusan titik pemantauan tersebut, pemerintah berharap penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026 dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih nyaman.
Editor: Redaksi TVRINews
