Penulis: Ricardo Julio
TVRINews, Palembang
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau langsung Rumah Susun (Rusun) Universitas Sriwijaya (UNSRI) Kampus Palembang pada Selasa, 10 Februari 2026. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kualitas hunian mahasiswa sekaligus kesiapan fasilitas infrastruktur sebagai penunjang kegiatan pendidikan tinggi.
“Kita saat ini berada di rumah susun yang dibangun untuk hunian mahasiswa UNSRI, terutama bagi mahasiswa yang berasal dari luar Kota Palembang maupun dari luar negeri,” ujar Menko AHY dalam keterangannya yang diterima, Selasa.
Ia menambahkan bahwa rumah susun tersebut dibangun dengan tujuan menyediakan hunian yang layak, nyaman, serta mampu mendukung aktivitas belajar para mahasiswa secara optimal. Menko AHY menilai kondisi Rusun UNSRI saat ini sudah sangat memadai dan nyaman untuk menunjang kegiatan akademik.
“Tadi saya lihat kondisinya sangat baik dan nyaman untuk mahasiswa. Mulai dari tempat tidur, ruang belajar, kamar mandi dan sanitasi, hingga sirkulasi udara yang cukup,” tuturnya.
Rumah Susun Universitas Sriwijaya yang berlokasi di Jalan Masjid Al Ghazali, Kelurahan Bukit Lama, Kota Palembang ini terdiri atas satu tower dengan tiga lantai. Bangunan ini memiliki 43 unit hunian bertipe Wiyata 24 dengan luas masing-masing 24 meter persegi. Rusun tersebut dirancang dengan konsep green campus yang menerapkan prinsip Bangunan Gedung Hijau (BGH), mencakup efisiensi energi dan air hingga penggunaan material ramah lingkungan.
Menko AHY menegaskan bahwa penyediaan hunian yang layak merupakan bagian penting dari ekosistem pendidikan tinggi. Menurutnya, asrama yang terjangkau dan berkualitas sangat dibutuhkan dalam mendukung proses pembelajaran.
“Kita berharap kampus-kampus di Indonesia, termasuk Unsri, terus dilengkapi fasilitas yang memadai. Bukan hanya untuk pengajaran, melainkan untuk penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.
Dalam kapasitasnya sebagai menteri koordinator, Menko AHY juga menekankan peran koordinatif kementeriannya dalam sektor perumahan agar setiap pembangunan rumah susun dapat terintegrasi dengan infrastruktur dasar pendukung lainnya.
“Saya selaku Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan mengoordinasikan tugas dan fungsi kementerian terkait perumahan dan kawasan permukiman, agar pembangunan rumah susun terintegrasi dengan infrastruktur pendukungnya,” jelas Menko AHY.
Menutup rangkaian kunjungan tersebut, Menko AHY menyampaikan apresiasi kepada pihak Universitas Sriwijaya atas pengelolaan fasilitas yang telah dibangun oleh pemerintah.
“Saya mengucapkan selamat kepada Pak Rektor. Rumah susun ini agar terus dikelola dengan sebaik-baiknya, tetap bersih dan nyaman, sehingga dapat mendukung lahirnya generasi penerus bangsa yang berkualitas,” tandasnya.
Editor: Redaktur TVRINews
