
Penulis: Ricardo Julio
TVRINews, Sukoharjo
Kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Polokarto, Sukoharjo, menjadi angin segar bagi Nur Alisa. Warga Jawa Tengah yang sebelumnya kesulitan melunasi utang akibat penghasilan yang pas-pasan ini, kini mulai bisa menata kembali ekonomi keluarganya setelah bergabung menjadi bagian dari tenaga kerja di dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut.
Sebagai penjahit, Alisa sebelumnya hanya mampu mengumpulkan uang sekitar Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu dalam satu minggu. Sementara itu, suaminya yang bekerja sebagai kuli bangunan memiliki penghasilan rata-rata Rp 100 ribu per hari.
Meski penghasilan keduanya digabungkan, jumlah tersebut belum mampu memenuhi kebutuhan tiga orang anaknya yang masih kecil, apalagi untuk mencicil utang yang menumpuk.
Namun, harapan baru muncul bagi keluarga ini. Kini Alisa telah diterima bekerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur MBG Polokarto, Sukoharjo. Kehadiran program ini memberikan dampak signifikan bagi stabilitas ekonomi keluarganya.
“Sekarang saya kerja di SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi/dapur MBG). Alhamdulillah, bisa sedikit melunasi utang sama bisa mencukupi kebutuhan anak, buat bayar sekolah,” kata Alisa dalam keterangan yang diterima pada Senin, 23 Februari 2026. .
Alisa memiliki tanggung jawab besar membesarkan tiga anak. Anak sulungnya kini duduk di bangku kelas 1 MTs, anak kedua masih di Taman Kanak-kanak (TK), dan si bungsu masih berusia tiga tahun. Meski bekerja di SPPG, Alisa juga tetap menyambi profesi lamanya sebagai penjahit jika ada pesanan.
Ia berharap program MBG ini dapat terus berjalan secara konsisten. Baginya, program ini tidak hanya penting untuk pemenuhan nutrisi anak-anak di Indonesia, tetapi juga menjadi tumpuan ekonomi bagi masyarakat kecil seperti dirinya.
“Mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas program ini. Bisa membantu ekonomi keluarga saya, bisa menyekolahkan anak saya. Alhamdulillah teman-temannya juga baik-baik semua,” kata Alisa.
Rasa syukur mendalam juga ia sampaikan kepada pemerintah atas inisiasi program yang menyentuh langsung lapisan masyarakat bawah ini.
“Terima kasih Pak Prabowo (Presiden RI Prabowo Subianto). Semoga Pak Prabowo sehat terlalu, sukses selalu, dapat mengayomi warganya,” tutup dia.
Editor: Redaktur TVRINews
